Pernyataaan sikap NasDem DIY terkait pemberitaan Tempo di Kantor DPW NasDem DIY, Selasa (14/4 - 2026) ist
Harianjogja.com, JOGJA—Partai NasDem Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan respons resmi atas laporan Majalah Tempo berjudul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” yang terbit pada 13 April 2026. Pemberitaan tersebut dinilai tidak mencerminkan fakta secara utuh serta mengabaikan prinsip keberimbangan dalam praktik jurnalistik.
Juru bicara DPW NasDem DIY, Aulia Reza Bastian, menilai sejumlah isi laporan tidak memiliki dasar yang jelas. Salah satu poin yang dipersoalkan adalah narasi terkait dugaan upaya pengambilalihan partai oleh pihak tertentu. Menurutnya, klaim tersebut tidak didukung data yang valid dan berpotensi menyesatkan opini publik.
“Ini menjadi indikasi bahwa laporan yang disajikan tidak memenuhi asas keberimbangan dan berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat,” ujarnya, melalui keterangan persnya Selasa (14/4/2026)
Kritik terhadap Proses Peliputan
DPW NasDem DIY juga menyoroti aspek teknis pemberitaan yang dinilai tidak memenuhi standar jurnalistik. Mereka menilai tidak adanya konfirmasi kepada Ketua Umum Surya Paloh sebagai kekurangan mendasar dalam proses peliputan.
Ketiadaan klarifikasi dari narasumber utama dinilai memperlemah akurasi informasi yang disampaikan kepada publik. Hal ini juga disebut bertentangan dengan prinsip dasar jurnalistik yang mengedepankan keseimbangan dan verifikasi.
Selain persoalan fakta, isi laporan juga dianggap mengarah pada serangan personal terhadap Surya Paloh. DPW NasDem DIY menilai pembahasan yang menyinggung sisi bisnis tidak relevan dengan substansi isu yang diangkat.
Narasi mengenai kondisi internal partai yang disebut melemah hingga muncul wacana merger dengan partai lain juga dibantah. Pihaknya menyebut hal tersebut sebagai opini tanpa dasar yang jelas dan berpotensi merusak reputasi partai.
Tegaskan Soliditas Internal
Menanggapi berbagai isu yang berkembang, DPW NasDem DIY memastikan kondisi internal partai tetap solid. Mereka membantah adanya konflik internal maupun gelombang perpindahan kader yang signifikan.
Struktur organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, disebut berjalan normal. Militansi kader di wilayah DIY juga dinilai tetap kuat dalam mendukung program dan agenda politik partai.
Sebagai tambahan, NasDem menyinggung capaian pada Pemilu 2024 yang meraih lebih dari 14 juta suara atau sekitar 9,6 persen secara nasional. Hasil tersebut dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Sebagai langkah lanjutan, DPW NasDem DIY mengajukan tiga tuntutan kepada Majalah Tempo. Pertama, meminta permintaan maaf secara terbuka. Kedua, mendesak pemuatan klarifikasi atau hak jawab untuk meluruskan informasi yang dianggap tidak tepat. Ketiga, mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.
Meski mengkritisi keras isi laporan, DPW NasDem DIY menyatakan tetap mengedepankan sikap santun dan tidak akan terpancing polemik. Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga integritas partai serta terus berperan dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































