PLTS Terapung Gajah Mungkur Mulai Dibangun, Investasi Rp1,6 Triliun

3 hours ago 3

Newswire

Newswire Rabu, 26 Agustus 2026 10:57 WIB

PLTS Terapung Gajah Mungkur Mulai Dibangun, Investasi Rp1,6 Triliun

PLTS Terapung - Ilustrasi/StockCake

Harianjogja.com, WONOGIRI—Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mulai dilakukan. Proyek energi terbarukan tersebut menelan investasi sekitar Rp1,6 triliun dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2027.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan PLTS Terapung Gajah Mungkur diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 218 GWh listrik per tahun. Kapasitas tersebut setara dengan sekitar 37% kebutuhan listrik Kabupaten Wonogiri dalam setahun.

Groundbreaking proyek dilakukan bersamaan dengan peluncuran Program PLTS 100 GWp yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Bali, Selasa (25/8/2026).

Dalam peluncuran tersebut, terdapat 14 proyek PLTS dengan total kapasitas mencapai 5,2 gigawatt peak (GWp). PLTS Terapung Gajah Mungkur menjadi salah satu proyek yang masuk dalam program tersebut.

Menurut Ahmad, pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu prioritas Jawa Tengah untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan listrik yang dihasilkan PLTS Gajah Mungkur nantinya disalurkan melalui jaringan 150 kilovolt menuju Gardu Induk Nguntoronadi yang berjarak sekitar 11,7 kilometer.

Listrik tersebut kemudian masuk ke jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali sehingga pemanfaatannya tidak terbatas untuk masyarakat di sekitar Waduk Gajah Mungkur.

"Ketika listrik tersebut sudah masuk ke jaringan interkoneksi, maka listrik tersebut tidak khusus untuk berada di sekitaran daerah tersebut. Itu juga bisa disalurkan ke semua daerah di jaringan yang tersambung dengan interkoneksi," katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi Pembangkit Gas PT PLN Indonesia Power Daniel Eliawardhana mengatakan saat ini persiapan dan aspek teknis pembangunan masih dilakukan.

"Secara target waktu sesuai yang disampaikan Gubernur tadi, kita akhir tahun 2027 ini sudah bisa beroperasi setara 134 megawatt peak," katanya.

Panel Surya Tak Sampai 5% Luas Waduk

Pengembangan PLTS di Jawa Tengah tidak hanya dilakukan di Waduk Gajah Mungkur. Pemerintah juga merencanakan PLTS di Waduk Kedung Ombo dengan kapasitas sekitar 100 MWac serta proyek PLTS berkapasitas sekitar 7,4 MW di Karimunjawa.

Khusus PLTS Terapung Gajah Mungkur, area panel surya direncanakan menempati kurang dari 5% luas waduk yang mencapai sekitar 5.600 hektare.

Tata letak panel akan disesuaikan dengan perubahan muka air waduk. Pemerintah juga memastikan jalur aktivitas masyarakat dan nelayan tetap dipertahankan.

Pada masa konstruksi, proyek tersebut diperkirakan membutuhkan sekitar 150 hingga 250 tenaga pendukung. Tenaga kerja tersebut dapat direkrut dari masyarakat lokal melalui kontraktor.

Pembangunan PLTS Terapung Gajah Mungkur menjadi bagian dari Program PLTS 100 GWp pemerintah secara nasional untuk memperkuat ketahanan sekaligus kemandirian energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |