Pemerintah Siapkan Pembiayaan Rp671,2 Triliun di RAPBN 2027

5 hours ago 3

Newswire

Newswire Sabtu, 15 Agustus 2026 09:17 WIB

Pemerintah Siapkan Pembiayaan Rp671,2 Triliun di RAPBN 2027

Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah menargetkan pembiayaan anggaran sebesar Rp671,2 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Target tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi pembiayaan pada 2026.

Berdasarkan dokumen Postur RAPBN 2027, pembiayaan anggaran tahun depan dipatok Rp671,2 triliun. Angka tersebut turun 8,6% dibandingkan outlook pembiayaan 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.

Target pembiayaan RAPBN 2027 juga berada di bawah alokasi dalam APBN murni 2026 yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp689,1 triliun.

Penurunan kebutuhan pembiayaan tersebut sejalan dengan rencana pemerintah menekan defisit anggaran pada 2027. Defisit APBN 2027 ditargetkan sebesar 2,40% terhadap produk domestik bruto (PDB), atau setara Rp671,2 triliun.

Sebagai pembanding, outlook defisit APBN 2026 diperkirakan mencapai 2,85% terhadap PDB atau sekitar Rp734,3 triliun.

Defisit Keseimbangan Primer Turun

Upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan utang juga tercermin dari target keseimbangan primer.

Dalam RAPBN 2027, defisit keseimbangan primer ditargetkan turun 86,3% menjadi Rp20,9 triliun. Posisi tersebut jauh lebih rendah dibandingkan outlook 2026 yang masih mencatatkan defisit keseimbangan primer sebesar Rp152,1 triliun.

Keseimbangan primer menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban pembayaran bunga utang menggunakan pendapatan negara tanpa memperhitungkan pembiayaan utang baru.

Di sisi lain, pemerintah memproyeksikan pendapatan negara pada 2027 mencapai Rp3.426,0 triliun. Angka tersebut tumbuh 6,8% dibandingkan outlook pendapatan negara 2026 sebesar Rp3.208,1 triliun.

Pendapatan tersebut terutama berasal dari penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Penerimaan perpajakan ditargetkan mencapai Rp2.908,0 triliun atau tumbuh 10,5% dibandingkan outlook 2026. Sementara itu, PNBP dipatok sebesar Rp517,4 triliun atau turun 10% dari proyeksi tahun ini.

Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Di tengah target penurunan defisit dan pembiayaan, belanja negara dalam RAPBN 2027 tetap mengalami peningkatan.

Total belanja negara ditargetkan mencapai Rp4.097,2 triliun atau tumbuh 3,9% dibandingkan outlook 2026.

Belanja pemerintah pusat memperoleh alokasi terbesar, yakni Rp3.362,2 triliun. Nilai tersebut meningkat 12% dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

Sementara itu, transfer ke daerah dialokasikan sebesar Rp735 triliun atau meningkat 2,6%.

Kombinasi antara peningkatan pendapatan dan pengendalian defisit menjadi bagian dari rancangan pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal pada 2027. Target pembiayaan yang lebih rendah diharapkan sejalan dengan membaiknya posisi keseimbangan primer serta penyempitan defisit APBN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |