Newswire Sabtu, 15 Agustus 2026 09:47 WIB

Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
Harianjogja.com, MATARAM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut dirasakan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 WITA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima mencatat sejumlah dampak awal, mulai dari kerusakan rumah warga hingga bagian bangunan fasilitas umum.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima A Faruk mengatakan hasil pendataan sementara menemukan satu rumah warga mengalami rusak sedang di wilayah Rabangodu Selatan, RT 03/RW 01.
"Berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat satu unit rumah mengalami rusak sedang di wilayah Rabangodu Selatan RT 03 RW 01 akibat guncangan gempa bumi," ujar Faruk dalam keterangannya di Mataram, Sabtu.
Selain rumah warga, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada Gudang Bulog. Bagian dinding bangunan mengalami kerusakan sehingga sejumlah karung beras yang tersimpan di dalam gudang berjatuhan.
Kerusakan lainnya ditemukan pada bagian plafon Masjid Hotel Mutmainnah. BPBD Kota Bima masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan pada bangunan tersebut.
BPBD Masih Lakukan Pendataan
Faruk mengatakan laporan mengenai dampak gempa masih dihimpun. Petugas melakukan pemantauan sekaligus verifikasi lapangan untuk mengetahui kondisi masyarakat dan kemungkinan adanya kerusakan lain yang belum teridentifikasi.
"Hingga saat ini laporan masih disusun, pendataan, dan pemantauan terhadap dampak gempa masih dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengidentifikasi kemungkinan adanya kerusakan atau dampak lainnya," katanya.
Tim BPBD Kota Bima juga berkoordinasi dengan relawan kebencanaan di tingkat kelurahan. Peninjauan langsung dilakukan ke sejumlah lokasi yang dilaporkan terdampak gempa.
"Kondisi masyarakat secara umum masih dalam pemantauan, sementara pendataan, dan verifikasi lapangan terus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan maupun dampak lain yang ditimbulkan oleh kejadian gempa," ujarnya.
Selain memastikan kondisi bangunan, BPBD juga mengidentifikasi kebutuhan warga yang terdampak. Sejumlah kebutuhan dasar mulai dari makanan siap saji hingga air mineral diperlukan untuk mendukung penanganan awal.
Kebutuhan lainnya meliputi selimut, terpal, matras, serta perlengkapan keluarga. Material penanganan darurat berupa terpal atau bahan penutup sementara juga diperlukan untuk rumah yang mengalami kerusakan dan belum dapat digunakan secara aman.
"Pemenuhan kebutuhan logistik akan disesuaikan dengan hasil asesmen dan perkembangan kondisi warga terdampak di lapangan," kata Faruk.
Pendataan dan pemantauan masih berlangsung untuk memastikan kondisi warga sekaligus memperbarui informasi mengenai kerusakan akibat gempa di wilayah Kota Bima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online








































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)