Jumali Senin, 10 Agustus 2026 12:37 WIB

Fabio Quartararo - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA—MotoGP Inggris 2026 menjadi akhir pekan yang mengecewakan bagi Fabio Quartararo. Pebalap Monster Energy Yamaha itu kehilangan hasil balapan yang sudah diperjuangkannya setelah dijatuhi penalti 16 detik oleh Panel Steward FIM MotoGP akibat pelanggaran teknis pada sistem pemantauan tekanan ban.
Sanksi tersebut diumumkan setelah pemeriksaan teknis pasca-balapan di Sirkuit Silverstone. Awalnya, Quartararo berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-12 dan menjadi pebalap Yamaha dengan hasil terbaik pada balapan utama. Namun, hasil tersebut akhirnya dianulir setelah ditemukan masalah pada sistem penerima data tekanan ban di motornya.
Sistem Tekanan Ban Bermasalah
Dalam pemeriksaan yang dilakukan seusai balapan, steward menemukan perangkat penerima sinyal tekanan ban pada motor Quartararo tidak dikonfigurasi dengan benar.
Akibat kesalahan tersebut, sistem gagal menerima data dari sensor tekanan ban depan sehingga tidak ada rekaman data aktual tekanan ban yang dapat diverifikasi selama balapan berlangsung.
Temuan itu dianggap melanggar regulasi teknis MotoGP yang mewajibkan seluruh motor menggunakan sistem pemantauan tekanan ban atau Tyre Air Pressure Sensor (TAPS) pada roda depan maupun belakang.
Menurut aturan yang berlaku, seluruh data tekanan ban harus terekam dan tersedia selama balapan berlangsung untuk memastikan setiap peserta mematuhi ketentuan keselamatan dan regulasi teknis yang telah ditetapkan.
Penalti Sama dengan Pelanggaran Tekanan Ban
Panel Steward FIM MotoGP kemudian memutuskan memberikan hukuman yang setara dengan pelanggaran tekanan ban minimum.
Dalam surat keputusan resmi yang diterima tim Yamaha, steward menjelaskan penggunaan sensor tekanan ban pada kedua roda bersifat wajib, termasuk pencatatan data secara berkelanjutan sepanjang balapan.
"Penggunaan Sensor Tekanan Udara Ban (TAPS) pada kedua roda, depan dan belakang, bersifat wajib di kelas MotoGP, termasuk pencatatan data TAPS setiap saat. Berdasarkan Protokol Penalti Tekanan Ban MotoGP yang telah diterbitkan untuk tim-tim, penalti yang tepat dalam kasus ini adalah tambahan waktu 16 detik pada hasil balapan Anda," tulis pernyataan resmi FIM MotoGP Stewards.
Penambahan waktu 16 detik membuat posisi Quartararo melorot drastis dari urutan ke-12 menjadi posisi ke-16 atau peringkat terakhir dalam klasifikasi balapan MotoGP Inggris 2026.
Pulang Tanpa Poin dari Silverstone
Konsekuensi terbesar dari penalti tersebut adalah hilangnya peluang Quartararo untuk meraih poin kejuaraan dunia.
Dengan finis di luar 15 besar setelah koreksi waktu dilakukan, pebalap asal Prancis itu dipastikan pulang dari Silverstone tanpa tambahan poin.
Situasi tersebut menjadi pukulan berat bagi Quartararo yang sebenarnya menunjukkan performa cukup kompetitif sepanjang akhir pekan dan berhasil menjadi pebalap Yamaha terbaik pada balapan utama.
Hasil ini juga memperpanjang catatan kurang beruntung Quartararo di Silverstone. Pada MotoGP Inggris musim sebelumnya, ia gagal menyelesaikan balapan meski sempat memimpin jalannya lomba. Kali ini ia mampu mencapai garis finis, tetapi persoalan teknis membuat seluruh usahanya tidak menghasilkan tambahan poin.
Tantangan Yamaha Menuju Seri Berikutnya
Kehilangan poin di Silverstone tentu menjadi kerugian bagi Quartararo maupun Yamaha yang masih berupaya memperbaiki posisi mereka dalam persaingan musim 2026.
Tim pabrikan Jepang tersebut kini harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur teknis agar insiden serupa tidak kembali terjadi pada seri-seri berikutnya.
MotoGP 2026 selanjutnya akan memasuki jeda singkat sebelum para pebalap kembali bertarung pada MotoGP Aragon. Quartararo diharapkan dapat bangkit dan mengembalikan momentum setelah gagal memaksimalkan hasil yang sebenarnya cukup positif di Silverstone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online








































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






