
Ruas jalan di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, dipenuhi umbul-umbul Podhang Ngisep Sari yang menjadi ikon resmi Kabupaten Gunungkidul, Rabu (6/8/2026). Foto: Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana di Kabupaten Gunungkidul tidak hanya diramaikan dengan pemasangan Bendera Merah Putih. Umbul-umbul Podhang Ngisep Sari, yang menjadi ikon resmi Gunungkidul, juga tampak berkibar di berbagai ruas jalan, mulai dari jalan nasional hingga lingkungan RT dan RW.
Tradisi tersebut kembali mewarnai peringatan kemerdekaan di Bumi Handayani. Selain mempercantik kawasan permukiman dan jalan utama, pemasangan umbul-umbul Podhang Ngisep Sari menjadi simbol identitas daerah yang telah mengakar di tengah masyarakat.
Warga Bebas Berkreasi Meriahkan HUT RI
Ketua Panitia Peringatan Kemerdekaan RI Kabupaten Gunungkidul, Choirul Agus Mantara, mengatakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menginstruksikan masyarakat untuk memasang Bendera Merah Putih sebagai bagian dari peringatan HUT RI.
Namun, masyarakat juga diberikan ruang untuk berkreasi agar suasana perayaan semakin semarak.
"Jadi yang dipasang tidak hanya Bendera Merah Putih, tapi ada umbul-umbul hingga lampu hiasan warna-warni untuk menyemarakkan kemerdekaan," kata Mantara, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, salah satu yang banyak menghiasi jalan-jalan di Gunungkidul adalah umbul-umbul Podhang Ngisep Sari. Umbul-umbul berwarna merah dengan kombinasi kuning keemasan tersebut kini terlihat terpasang di berbagai lokasi, mulai dari lingkungan RT, RW, jalan kalurahan hingga jalan nasional.
Mantara menegaskan pemasangan umbul-umbul tersebut bukan karena adanya instruksi khusus dari pemerintah daerah, melainkan inisiatif masyarakat yang telah menjadi kebiasaan setiap menjelang peringatan kemerdekaan.
"Tidak ada instruksi khusus untuk memasangnya. Tapi, sudah banyak umbul-umbul Podhang Ngisep Sari yang dipasang oleh warga," katanya.
Berawal dari Panji Pemberian Kasultanan Jogja
Mantara menjelaskan, Podhang Ngisep Sari pada awalnya berbentuk panji yang diberikan secara resmi oleh Kasultanan Jogja sebagai ikon Kabupaten Gunungkidul.
Seiring perkembangan waktu, khususnya pada era 1990-an, bentuk panji tersebut kemudian diubah menjadi umbul-umbul seperti yang dikenal masyarakat hingga sekarang.
"Kalau panji asli Podhang Ngisep Sari sekarang ada di ruangan Bupati Gunungkidul," ujarnya.
Simbol Memanfaatkan Potensi Alam Secara Bijak
Kepala Bidang Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Kundha Kabudayan Gunungkidul, Asih Wulandari, mengatakan Podhang Ngisep Sari merupakan ikon resmi Kabupaten Gunungkidul yang diberikan oleh Keraton Ngayogyakarta.
Menurutnya, penggunaan umbul-umbul tersebut tidak hanya terbatas pada peringatan HUT RI, tetapi juga digunakan dalam berbagai agenda daerah, seperti peringatan hari jadi Kabupaten Gunungkidul maupun tradisi Rasulan di masyarakat.
"Kalau sekarang banyak dipasang karena sudah menjadi tradisi memeriahkan peringatan Kemerdekaan RI," katanya.
Asih menjelaskan, Podhang Ngisep Sari memiliki filosofi yang menggambarkan masyarakat Gunungkidul mampu memanfaatkan potensi alam demi kesejahteraan bersama. Makna tersebut diibaratkan seperti burung podhang yang sedang mengisap madu dari bunga.
Dalam filosofi tersebut, burung podhang melambangkan seluruh lapisan masyarakat Gunungkidul, sedangkan ngisep menggambarkan ikhtiar memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah.
"Pemanfaatan potensi ini dilakukan secara bijak dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online












































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)



