Jumali Sabtu, 12 September 2026 17:24 WIB

Dimitar Mitkov/ Instagram: Madura United
Harianjogja.com, SLEMAN— PSS Sleman gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah setelah kalah 1-3 dari Madura United FC dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026). Meski menguasai bola lebih banyak dan melepaskan 19 tembakan, Super Elang Jawa hanya mampu mencetak satu gol hingga pertandingan berakhir.
Laga yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut menjadi milik Madura United dalam urusan efektivitas. Dari enam percobaan, Laskar Sapeh Kerrab mampu mengarahkan empat tembakan tepat sasaran dan tiga di antaranya berujung gol.
PSS yang tertinggal 0-1 pada babak pertama berusaha mengubah jalannya pertandingan setelah turun minum. Matheus Fornazari dimasukkan untuk menambah daya gedor tuan rumah pada awal babak kedua.

Namun, pergantian tersebut belum sempat memberikan perubahan besar ketika Madura United kembali mencetak gol pada menit ke-47. J. Santacruz memanfaatkan umpan Jaja untuk membawa tim tamu unggul 2-0.
PSS kemudian menghadapi situasi yang semakin sulit setelah D. Mitkov mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut pada menit ke-67. Mitkov memanfaatkan umpan Iran Junior dan mengubah skor menjadi 3-0 untuk Madura United.
Tiga gol yang bersarang di gawang PSS membuat tuan rumah harus mengejar defisit besar dalam sisa waktu pertandingan. Serangan demi serangan terus dibangun, tetapi peluang yang didapat belum mampu segera dikonversi menjadi gol.
Peluang PSS untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Matheus Fornazari mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan H. Tanaka.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-3 dan memberi PSS kesempatan untuk mengejar pada menit-menit terakhir. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi skuad Super Elang Jawa untuk menciptakan gol tambahan.
Peluit panjang akhirnya memastikan Madura United membawa pulang kemenangan dengan skor 3-1. Fornazari menjadi pencetak gol PSS, sedangkan Mitkov mencetak dua gol dan J. Santacruz menyumbangkan satu gol bagi tim tamu.
PSS Dominan Penguasaan Bola, Madura United Lebih Efektif
Jika melihat penguasaan bola, PSS sebenarnya lebih banyak mengendalikan permainan. Tuan rumah mencatat possession sebesar 59 persen, berbanding 41 persen milik Madura United.
PSS juga lebih sering melepaskan percobaan ke arah gawang. Secara keseluruhan, tim Sleman mencatat 19 tembakan dan mendapatkan delapan tendangan sudut sepanjang pertandingan.
Madura United justru tidak membutuhkan banyak peluang untuk menghasilkan gol. Laskar Sapeh Kerrab hanya melepaskan enam tembakan, tetapi empat di antaranya tepat sasaran dan tiga berhasil melewati penjaga gawang PSS.
Perbedaan tersebut membuat dominasi PSS dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak berbanding lurus dengan skor akhir. Madura United mampu memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai.
Bagi PSS Sleman, hasil 1-3 di kandang membuat pekerjaan rumah berikutnya bukan hanya berkaitan dengan penciptaan peluang, tetapi juga bagaimana mengubah dominasi permainan menjadi gol. Sementara di lini belakang, tiga gol Madura United menjadi catatan yang perlu diperhatikan pada pertandingan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































