Kangen Band Dinyatakan Bubar, Dodhy Ungkap Ada Kezaliman

3 hours ago 1

Jumali

Jumali Sabtu, 12 September 2026 18:27 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Kangen Band dinyatakan bubar oleh salah satu personelnya, Dodhy Hardiyanto, pada Sabtu (12/9/2026). Gitaris sekaligus pendiri grup musik tersebut menyampaikan keputusan itu melalui media sosial dan menyebut adanya persoalan di internal band.

Dalam pernyataannya, Dodhy menyebut keputusan tersebut diambil secara sadar. Ia juga mengaku telah lama menyimpan persoalan yang menurutnya menjadi sumber permasalahan di dalam Kangen Band.

“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar,” ucap Dodhy Hardiyanto, Sabtu (12/9/2026).

Dodhy kemudian menjelaskan alasan di balik pernyataan bubarnya Kangen Band. Ia menyebut terdapat “kezaliman” di dalam grup yang selama ini dipendamnya.

“Kangen Band bubar karena ada kezaliman di dalamnya. Saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpannya rasa sakit ini sejak lama,” ujarnya.

Selain menyatakan Kangen Band bubar, Dodhy juga menyampaikan permintaan kepada personel lain yang pernah terlibat dalam grup tersebut. Ia melarang mantan personel Kangen Band membawakan lagu-lagu ciptaannya setelah pengumuman tersebut disampaikan.

Larangan itu juga ditujukan kepada penyelenggara acara atau event organizer (EO) yang melibatkan mantan personel Kangen Band.

“Untuk para personel yang terlibat dan para event organizer (EO) maka dilarang keras member dari ex Kangen Band membawakan semua lagu-lagu ciptaan saya. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” tuturnya.

Pernyataan tersebut datang setelah perjalanan panjang Kangen Band yang bermula di Bandar Lampung. Grup musik yang dikenal dengan warna pop Melayu tersebut dibentuk pada 4 Juli 2005.

Formasi awal yang disebut dalam informasi mengenai Kangen Band terdiri atas Andika Mahesa sebagai vokalis, Dodhy Hardiyanto pada gitar, Tama sebagai gitaris, Bebe pada bass, Baim sebagai drummer, serta Izzy yang memainkan keyboard.

Kangen Band kemudian dikenal luas melalui sejumlah karya musiknya dan mengalami perubahan personel dalam perjalanan kariernya. Spotify juga mencatat Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada 2005 oleh Dodhy bersama Andika, Tama, Bebe, Izzy, dan Baim. 

Sebelum pernyataan terbaru tersebut, Dodhy pada Juli 2026 masih menyampaikan harapan agar Kangen Band tetap berjalan. Saat itu ia memperkenalkan proyek musik baru bernama Setengah 12, yang disebutnya sebagai wadah untuk tetap berkarya apabila Kangen Band kembali mengalami kevakuman. 

Dengan pernyataan Dodhy pada Sabtu (12/9/2026), kabar mengenai bubarnya Kangen Band kembali menjadi perhatian. Pernyataan tersebut sejauh ini berasal dari Dodhy sebagai salah satu personel sekaligus pendiri grup, sementara keterangan dari personel Kangen Band lainnya belum tercantum dalam bahan pernyataan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |