Keparakan Jogja Kembangkan Hidroponik untuk Ketahanan Pangan

5 hours ago 1

Keparakan Jogja Kembangkan Hidroponik untuk Ketahanan Pangan

Sayuran hijau. - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA— Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan tidak menghalangi warga Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja mengembangkan sektor pertanian. Melalui pelatihan budidaya hidroponik, masyarakat dibekali keterampilan memanfaatkan ruang sempit untuk menghasilkan sayuran sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dan membuka peluang usaha skala rumah tangga.

Pelatihan tersebut digelar di Kelurahan Keparakan pada Rabu (15/7/2026) dan diikuti puluhan peserta yang berasal dari kelompok PKK, Karang Taruna, serta warga yang tertarik mengembangkan budidaya hidroponik.

Hidroponik Jadi Solusi Lahan Terbatas

Sekretaris Kelurahan Keparakan, Warsilah, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas di kawasan padat penduduk secara lebih produktif.

Menurutnya, metode hidroponik menawarkan berbagai keunggulan karena lebih hemat penggunaan air serta mampu menghasilkan sayuran segar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Kita ingin mendorong warga untuk memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan perkotaan dengan teknologi hidroponik. Selain ramah lingkungan, metode ini juga hemat air dan bisa menghasilkan sayuran segar yang sehat untuk keluarga," katanya.

Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Warsilah menjelaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Ia berharap peserta yang mengikuti pelatihan tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh, tetapi juga dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada warga lain di lingkungan masing-masing.

"Kedepannya kita harapkan peserta dapat menjadi kader pelatih di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya semakin luas," ujarnya.

Peserta Belajar dari Teori hingga Praktik

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar budidaya hidroponik, penyusunan nutrisi tanaman, pemilihan media tanam, perawatan tanaman, hingga strategi memasarkan hasil panen.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung merakit instalasi hidroponik sederhana menggunakan pipa PVC dan media tanam rockwool.

Berbagai jenis sayuran yang umum dibudidayakan dengan sistem hidroponik turut diperkenalkan, di antaranya kangkung, selada, pakcoy, dan bayam. Peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari perakitan instalasi hingga proses penanaman bibit.

Diharapkan Lahir Kawasan Hidroponik Produktif

Kelurahan Keparakan berharap pelatihan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kawasan berbasis hidroponik yang produktif di tengah lingkungan perkotaan.

Dengan semakin banyak warga yang menguasai teknik budidaya hidroponik, potensi pengembangan usaha rumah tangga sekaligus kemandirian pangan di tingkat kampung diharapkan terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |