gelaran Campus League Season 1 Regional Yogyakarta di GOR UII, Kamis (7/5 - 2026)ist
Harianjogja.com, JOGJA — Atmosfer kompetisi basket antarkampus di Jogja memanas, namun hasil akhir justru menghadirkan kejutan. Dalam gelaran Campus League Season 1 Regional Yogyakarta, dominasi kampus luar daerah tak terbendung. Dua kampus asal Jawa Tengah sukses memborong gelar juara, sementara tim-tim tuan rumah harus puas tersingkir sebelum partai puncak.
Turnamen yang digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, kampus Universitas Islam Indonesia, sejak 30 April hingga 7 Mei 2026 ini menyuguhkan persaingan ketat dari fase grup hingga final.
Di sektor putri, Soegijapranata Catholic University tampil luar biasa dominan. Mereka menundukkan Universitas Kristen Satya Wacana dengan skor telak 63-31 di partai final. Permainan agresif sejak awal menjadi kunci kemenangan SCU, yang membuat lawan tak mampu mengembangkan ritme permainan.
Pelatih SCU, Arief Djazuli Rachmat, menegaskan kemenangan timnya bukan semata soal teknik, melainkan kekuatan mental. Menurutnya, mental juara menjadi fondasi utama dalam menghadapi tekanan laga final.
Hal senada disampaikan pemain andalan SCU, Erinindita Prias Madafa. Ia mengungkap strategi tim yang langsung menekan sejak menit awal terbukti efektif meredam perlawanan UKSW. Tekad untuk selalu menjadi juara, kata dia, menjadi motivasi utama di setiap pertandingan.
Sementara itu di sektor putra, Universitas Kristen Satya Wacana berhasil membalik keadaan. Dalam laga final yang berlangsung sengit, UKSW menaklukkan Universitas Semarang dengan skor tipis 60-54. Pertandingan berjalan keras dengan jual beli serangan, namun strategi yang lebih matang membuat UKSW unggul di momen krusial.
Pelatih UKSW, Reven Jonathan, menyebut persiapan taktis menjadi pembeda. Timnya telah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk perubahan strategi lawan selama pertandingan berlangsung.
Menariknya, dominasi tim Jawa Tengah membuat wakil Jogja gagal menembus final di kedua kategori. Satu-satunya kebanggaan tuan rumah datang dari Universitas Ahmad Dahlan yang meraih posisi ketiga di sektor putra.
Keberhasilan SCU dan UKSW memastikan langkah mereka ke tingkat nasional dalam ajang The National Basketball Campus League Season 1 yang dijadwalkan berlangsung pada 6–12 Juni 2026.
Di luar pertandingan, momentum penting juga terjadi melalui penandatanganan kerja sama antara Rektor UII, Fathul Wahid, dengan CEO Campus League, Ryan Gozali. Kolaborasi ini menegaskan komitmen menjadikan olahraga kampus sebagai wadah pembentukan karakter, bukan sekadar kompetisi musiman.
Ryan menyebut ke depan format kompetisi akan dikembangkan menjadi sistem home and away, membuka peluang ekosistem olahraga kampus yang lebih profesional. Sementara Fathul Wahid menekankan pentingnya konsep “student athlete plus”, yakni mahasiswa yang tak hanya unggul di lapangan, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Dominasi luar daerah di kandang sendiri menjadi alarm sekaligus motivasi bagi kampus-kampus di Jogja untuk berbenah dan kembali bersaing di level nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































