Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp63 Ribu per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

2 hours ago 1

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp63 Ribu per Kg, Ini Daftar Lengkapnya Pedagang cabai rawit merah. - Foto ilustrasi - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Harga sejumlah komoditas pangan nasional kembali bergerak naik pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini menyentuh Rp63.700 per kilogram (kg), menjadikannya salah satu komoditas paling mahal di pasar tradisional saat ini.

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia per pukul 10.40 WIB menunjukkan lonjakan harga cabai masih menjadi perhatian utama masyarakat. Selain cabai, sejumlah bahan pokok lain seperti bawang merah, telur ayam ras, hingga minyak goreng juga masih bertahan di level tinggi.

Kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari distribusi, cuaca, hingga pasokan dari sentra produksi yang belum stabil. Kondisi ini membuat harga di tingkat pedagang eceran terus bergerak fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data PIHPS, harga cabai rawit merah tercatat Rp63.700 per kg. Sementara cabai merah besar berada di angka Rp52.400 per kg dan cabai merah keriting Rp50.300 per kg. Adapun cabai rawit hijau dijual Rp48.250 per kg.

Tak hanya cabai, komoditas bawang juga masih cukup tinggi. Harga bawang merah kini mencapai Rp48.300 per kg, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.050 per kg.

Untuk kebutuhan protein hewani, telur ayam ras tercatat Rp31.400 per kg. Harga daging ayam ras segar mencapai Rp38.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas I dipatok Rp150.800 per kg dan kualitas II sebesar Rp142.150 per kg.

Sementara itu, harga beras nasional relatif stabil meski masih berada di level tinggi. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing dijual Rp14.500 per kg. Beras medium I mencapai Rp16.050 per kg dan medium II Rp15.850 per kg.

Adapun beras kualitas premium masih bertahan mahal. Beras super I tercatat Rp17.400 per kg dan super II sebesar Rp16.850 per kg.

Di sektor kebutuhan dapur lainnya, gula pasir premium kini dijual Rp20.700 per kg, sedangkan gula lokal Rp19.500 per kg.

Untuk minyak goreng, harga minyak curah berada di angka Rp21.100 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.950 per liter, sementara kemasan bermerek II dijual Rp23.450 per liter.

Kondisi harga pangan yang masih tinggi membuat masyarakat diminta lebih bijak dalam berbelanja kebutuhan harian. Pengamat menilai fluktuasi harga masih mungkin terjadi menjelang pertengahan tahun, terutama pada komoditas hortikultura yang sangat dipengaruhi cuaca dan distribusi.

Berikut daftar harga pangan nasional terbaru versi PIHPS Bank Indonesia per Kamis (7/5/2026):

Cabai rawit merah: Rp63.700/kg

Cabai merah besar: Rp52.400/kg

Cabai merah keriting: Rp50.300/kg

Cabai rawit hijau: Rp48.250/kg

Bawang merah: Rp48.300/kg

Bawang putih: Rp39.050/kg

Telur ayam ras: Rp31.400/kg

Daging ayam ras: Rp38.900/kg

Daging sapi kualitas I: Rp150.800/kg

Daging sapi kualitas II: Rp142.150/kg

Minyak goreng curah: Rp21.100/liter

Gula premium: Rp20.700/kg

Gula lokal: Rp19.500/kg

Kenaikan harga pangan ini diperkirakan masih akan menjadi perhatian pemerintah daerah maupun pusat, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas pasokan menjelang musim libur panjang dan peningkatan konsumsi rumah tangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |