Jumali Jum'at, 14 Agustus 2026 18:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Honor akhirnya secara resmi membuka tabir Robot Phone—ponsel flagship yang mengusung sistem kamera gimbal mekanis pertama di dunia. Perangkat yang sebelumnya dipamerkan dalam berbagai ajang, termasuk Mobile World Congress pada Maret 2026, kini resmi diluncurkan di China pada 12 Agustus 2026.
Dilansir dari GSM Arena, nama "Robot" pada ponsel ini bukanlah sekadar gimmick pemasaran. Kata tersebut merujuk pada sistem kamera gimbal berbahan titanium yang dapat bergerak secara otomatis—bahkan disebut-sebut sebagai sistem gimbal 4D terkecil di industri. Honor mengklaim ukurannya 65% lebih kecil dibandingkan gimbal tradisional seperti yang digunakan pada DJI Osmo Pocket.
Sistem Gimbal Titanium: Otak di Balik Pergerakan
Inti inovasi Robot Phone terletak pada sistem gimbal mekanis 4 derajat kebebasan (4DoF) yang tertanam di dalam bodi. Berbeda dengan stabilisasi digital atau OIS biasa, gimbal ini benar-benar menggerakkan modul kamera secara fisik.
Motor gimbal berbahan titanium aerospace-grade memiliki bobot hanya 2,6 gram dengan ketebalan 6 mm—cukup ramping untuk disisipkan ke dalam bodi ponsel setebal 9,6 mm. Namun, kompromi dari teknologi canggih ini adalah bobot ponsel yang mencapai 248 gram.
Sistem ini terdiri dari lebih dari 100 komponen presisi dan melalui 60 proses manufaktur, serta dilindungi oleh lebih dari 100 paten milik Honor.
Spesifikasi Kamera: Kolaborasi dengan ARRI
Di atas gimbal tersebut, Honor menempatkan kamera utama 200 MP dengan sensor berukuran 1/1,28 inci dan aperture f/1.6, yang mendukung perekaman video hingga resolusi 4K. Kamera ini didukung oleh chip pemrosesan gambar khusus Honor H1 untuk pemrosesan real-time yang lebih cepat dan akurat.
Yang lebih mengesankan adalah kemitraan eksklusif Honor dengan ARRI, produsen kamera sinematik legendaris asal Jerman. Kolaborasi ini menghadirkan fitur-fitur kelas sinema seperti:
- Log-C3 encoding untuk rentang dinamis maksimal
- Color grading LUT yang diproses langsung di perangkat
ARRI Look dan ARRI Cinema Mode dengan false-color monitoring serta focus peaking
Di samping kamera gimbal, terdapat kamera periskop telefoto 200 MP dengan sensor 1/1,4 inci dan zoom optik 2,7x, serta kamera ultrawide 50 MP yang juga dapat digunakan untuk mengambil foto makro.
Yoyo AI: Lebih dari Sekadar Asisten
Kamera gimbal Robot Phone bukan hanya untuk merekam vlog. Sistem ini juga berfungsi sebagai robot pendamping yang ditenagai asisten pintar bernama Yoyo AI.
Yoyo AI dapat mengamati dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara mandiri. Honor bahkan menyematkan lebih dari 100 ekspresi wajah pada kamera—mulai dari mengangguk, mengintip, hingga menari saat mendengarkan musik.
Kemampuan "embodied intelligence" ini memungkinkan AI berinteraksi dengan dunia fisik, mengenali emosi, konteks, dan kebiasaan pengguna. Sistem ini dikembangkan bersama model bahasa besar Qwen dari Alibaba.
Spesifikasi Unggulan Lainnya
Di luar sektor kamera, Honor Robot Phone mengusung layar LTPO OLED 6,3 inci dengan resolusi 2640 x 1216 piksel dan refresh rate variabel 1-120Hz. Layarnya memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 6.800 nits—salah satu yang tertinggi di kelasnya—dan dilengkapi lapisan anti-reflektif.
Performa didukung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan memori internal hingga 1TB. Ponsel ini dibekali baterai 7.060 mAh dengan teknologi silikon-karbon dan pengisian cepat 120W.
Harga dan Ketersediaan
Honor Robot Phone tersedia dalam dua varian dengan pilihan warna Silver dan Gray:
- 12GB/512GB: 9.999 yuan (sekitar Rp26,5 juta)
- 16GB/1TB: 12.999 yuan (sekitar Rp34 juta)
Ponsel ini akan tersedia di China mulai 18 Agustus 2026. Hingga saat ini, Honor belum mengonfirmasi rencana peluncuran di pasar global, termasuk Indonesia.
Menariknya, Robot Phone telah mencatatkan lebih dari 400.000 unit pre-order di China—melebihi ekspektasi pasar dan mengalahkan rekor pre-order flagship Honor sebelumnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online








































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)