Harianjogja.com, JOGJA— Persebaya Surabaya menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga pekan pertama Super League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.
Pertandingan kedua tim berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Yann Mabella menjadi pembeda setelah mencetak gol pada menit ke-13. Gol tersebut membuat Persebaya mampu membawa keunggulan meski sepanjang babak pertama lebih banyak berada dalam tekanan.
Bhayangkara FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai.
Tuan rumah mencoba membangun permainan melalui penguasaan bola, sementara Persebaya memilih bermain lebih hati-hati sembari menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Memasuki menit ke-8, Matias Ocampo memperoleh peluang setelah berhasil melakukan penetrasi ke area penalti Persebaya.
Namun, upayanya masih dapat dihentikan barisan pertahanan Bajul Ijo dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Bhayangkara kembali mengancam melalui Kevin Sibille. Bek tersebut menyundul bola hasil umpan sepak pojok yang dilepaskan Moussa Sidibe.
Namun, Ernando Ari Sutaryadi tampil sigap. Kiper Persebaya tersebut berhasil menangkap bola sehingga gawang tim tamu tetap aman.
Persebaya kemudian mencoba merespons melalui serangan balik cepat. Namun, upaya tersebut masih mampu dihentikan lini belakang Bhayangkara FC.
Yann Mabella Bawa Persebaya Unggul
Saat Bhayangkara FC terlihat lebih agresif menyerang, Persebaya justru mampu mencuri gol.
Pada menit ke-13, Yann Mabella memecah kebuntuan dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut berawal dari umpan lambung akurat yang dilepaskan Risto Mitrevski dari lini belakang.
Mabella berhasil mengecoh kiper Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo. Setelah melewati penjaga gawang, Mabella kemudian menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Bhayangkara FC langsung merespons setelah tertinggal.
The Guardians mencoba membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dari lini tengah. Mereka juga berusaha memanfaatkan sisi sayap untuk mengirimkan umpan silang ke area pertahanan Persebaya.
Namun, lini belakang Persebaya masih mampu meredam berbagai upaya tersebut.
Pada menit ke-20, Ocampo kembali memperoleh ruang di dalam kotak penalti. Akan tetapi, peluang tersebut belum berhasil dikonversi menjadi gol penyeimbang.
Setelah itu, pertandingan berlangsung lebih terbuka. Bhayangkara FC terus berupaya mengejar ketertinggalan, sedangkan Persebaya berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus mencari kesempatan melalui serangan balik.
Berdasarkan statistik babak pertama, Bhayangkara FC sebenarnya tampil sangat dominan dalam penguasaan bola.
Tuan rumah mencatat penguasaan bola hingga 76 persen, sedangkan Persebaya hanya 24 persen.
Bhayangkara juga melepaskan delapan tembakan dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Persebaya mencatat empat tembakan dan dua tepat sasaran.
Namun, efektivitas menjadi pembeda kedua tim.
Persebaya mampu memanfaatkan salah satu peluangnya menjadi gol melalui Mabella. Sebaliknya, dominasi penguasaan bola Bhayangkara FC belum menghasilkan gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor Bhayangkara FC vs Persebaya tetap 0-1.
Persebaya pun memiliki modal keunggulan untuk menghadapi 45 menit babak kedua, sementara Bhayangkara FC harus meningkatkan efektivitas serangan jika ingin membalikkan keadaan.
Susunan Pemain
Bhayangkara FC (3-4-3): Awan Setho (PG); Sadiki, Kevin Sibille, Andhika W.; Frengky Missa, TM. Ichsan, M. Vera, Brenes, Yano Putra; Moussa JR (K), Matias Ocampo, Ristovski.
Pelatih: Oscar Bruzon.
Persebaya (4-3-3): Ernando Ari (PG); Catur P., Y. Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson Silva, Irianto, Mota, Rivera (C); Miguel P., Malik Risaldi, Yann Mabella.
Pelatih: Bernardo Tavares.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































