Belum Terima Barcode Pertalite? Begini Cara Memeriksa Status Pengajuan

2 hours ago 3

Jumali

Jumali Rabu, 10 Juni 2026 16:27 WIB

Belum Terima Barcode Pertalite? Begini Cara Memeriksa Status Pengajuan

Foto ilustrasi BBM. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mendorong masyarakat mencari alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pilihan yang banyak dilirik adalah Pertalite, yang pembeliannya kini mensyaratkan kendaraan telah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat Pertamina.

Berdasarkan informasi yang berlaku per Rabu (10/6/2026), harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Bagi masyarakat yang telah mengajukan pendaftaran namun belum menerima barcode Pertalite, status permohonan dapat diperiksa secara mandiri melalui sistem daring.

Cara Cek Status Barcode Pertalite

Untuk mengetahui apakah pengajuan telah disetujui atau masih dalam proses verifikasi, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buka laman pengecekan status pada program Subsidi Tepat Pertamina.
  2. Masukkan nomor polisi kendaraan.
  3. Isi nomor telepon seluler yang terdaftar.
  4. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  5. Klik tombol Cari.
  6. Sistem akan menampilkan status terbaru pengajuan barcode.

Apabila pengajuan belum disetujui, sistem biasanya akan memberikan informasi alasan penolakan sehingga pemohon dapat melakukan perbaikan data.

Penyebab Pengajuan Barcode Ditolak

Beberapa alasan yang umum menyebabkan pengajuan tidak lolos verifikasi antara lain:

  • Dokumen identitas tidak terbaca dengan jelas.
  • Data kendaraan tidak sesuai dengan dokumen pendukung.
  • Foto dokumen buram atau terpotong.
  • Nomor polisi kendaraan tidak valid.
  • Data NIK tidak sesuai dengan identitas pemohon.

Karena itu, masyarakat disarankan memastikan seluruh dokumen yang diunggah lengkap dan terbaca dengan baik sebelum mengirimkan pengajuan.

Fungsi Barcode Pertalite

Barcode merupakan bagian dari implementasi Program Subsidi Tepat yang bertujuan memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran.

Melalui sistem digital tersebut, pemerintah dan Pertamina dapat memantau penyaluran Pertalite dan Solar subsidi sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan maupun penimbunan.

Selain itu, penggunaan barcode juga mempercepat proses transaksi di SPBU. Petugas cukup memindai kode yang tersimpan di telepon genggam atau versi cetak milik konsumen.

Sebaliknya, kendaraan yang belum memiliki barcode terverifikasi tidak dapat melakukan pembelian Pertalite di SPBU yang menerapkan Program Subsidi Tepat.

Penting bagi Pengguna Pertalite

Dengan potensi meningkatnya minat masyarakat terhadap Pertalite setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi, memastikan status barcode telah aktif menjadi langkah penting agar tidak mengalami kendala saat mengisi bahan bakar.

Masyarakat yang masih menunggu proses verifikasi disarankan rutin memantau status pengajuan dan segera memperbaiki data apabila ditemukan kendala pada dokumen yang telah dikirimkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |