BPBD Sleman Salurkan 45.000 Liter Air Bersih untuk 303 KK

3 hours ago 1

BPBD Sleman Salurkan 45.000 Liter Air Bersih untuk 303 KK

Kegiatan dropping air bersih di Tempel dan Seyegan oleh BPBD Sleman tahun 2022/ ist - BPBD Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman telah menyalurkan puluhan ribu liter air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air sepanjang 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap gangguan layanan air yang terjadi di sejumlah wilayah akibat faktor bencana maupun kerusakan infrastruktur.

Total sebanyak 45.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada 303 kepala keluarga (KK) yang berada di dua kapanewon, yakni Turi dan Moyudan. Penyaluran dilakukan melalui sembilan kali pengiriman atau ritase pada April dan Juli 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan distribusi pertama dilakukan di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, pada April lalu. Bantuan diberikan setelah warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak tebing longsor yang mengganggu sumber maupun jaringan pasokan air.

“Untuk Turi karena dampak tebing longsor,” kata Bambang kepada wartawan melalui pesan tertulis, Selasa (4/8/2026).

Di wilayah tersebut, BPBD Sleman menyalurkan 20.000 liter air bersih melalui empat ritase. Bantuan itu dimanfaatkan oleh sekitar 240 KK yang terdampak gangguan pasokan air.

Setelah penyaluran di Turi, BPBD kembali mengirim bantuan air bersih ke Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, pada Juli 2026. Gangguan pasokan air di wilayah ini terjadi akibat kerusakan pada sistem penyediaan air yang dipicu tersumbatnya pompa dan jaringan pipa oleh lumpur.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD mendistribusikan 25.000 liter air bersih dalam lima ritase. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 63 KK yang terdampak.

Menurut Bambang, gangguan yang terjadi di Sumbersari berkaitan dengan kendala teknis pada sistem distribusi air sehingga warga memerlukan pasokan air bersih dari luar hingga perbaikan dapat dilakukan.

BPBD Sleman, kata dia, terus memantau kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih maupun gangguan pasokan air. Penanganan akan dilakukan apabila terdapat laporan dari masyarakat mengenai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Saat ini, salah satu lokasi yang masih dalam proses penanganan berada di wilayah Kemiri Kebo, Kapanewon Turi.

“Ini yang baru berproses ada di Kemiri Kebo, Turi. Jadi lokasi-lokasi yang dalam pantauan kami yang rawan kekeringan itu adalah Kecamatan Kabupaten Turi, Tempel, dan Minggir,” ujarnya.

Selain menyiapkan distribusi air bersih, BPBD juga terus memantau kesiapan logistik kebencanaan yang tersedia di gudang penyimpanan.

Staf Darurat dan Logistik BPBD Sleman, Tri Tukijo, mengatakan persediaan logistik nonpangan saat ini cukup terbatas. Stok yang masih tersedia hanya berupa 27 lembar terpal, sedangkan bronjong yang biasa digunakan untuk penanganan longsor sudah habis.

“Bronjong kami tidak pengadaan. Biasanya Provinsi yang memberi kami bronjong. Tapi ya sudah lama Provinsi tidak memberi bronjong,” kata Tri.

Menurut dia, kebutuhan bronjong sebelumnya sempat dipenuhi melalui bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO). Bantuan tersebut digunakan untuk menangani longsoran tebing yang terjadi di Kalurahan Girikerto pada 15 April 2026.

Kondisi keterbatasan logistik tersebut menjadi perhatian tersendiri mengingat sejumlah wilayah di Sleman masih memiliki potensi terdampak bencana, baik kekeringan saat musim kemarau maupun longsor ketika intensitas hujan meningkat.

Karena itu, BPBD Sleman terus melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah yang dinilai rawan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap air bersih, tetap dapat terpenuhi ketika terjadi gangguan layanan atau bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |