Update Kecelakaan KA Bekasi Timur 16 Tewas 91 Luka

3 hours ago 2

Update Kecelakaan KA Bekasi Timur 16 Tewas 91 Luka Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik


Harianjogja.com, JAKARTA— Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus bertambah dan kini mencapai 16 orang. Perkembangan terbaru ini terjadi saat proses penanganan korban dan pemulihan jalur masih berlangsung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total korban mencapai 107 orang, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka. Sebagian korban luka telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia, Anne Purba menyampaikan sebanyak 43 korban luka sudah dipulangkan, sedangkan sisanya masih dalam penanganan medis.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” ujarnya.

Penanganan korban menjadi prioritas utama di tengah upaya pemulihan operasional jalur kereta.

Di sisi lain, pemulihan layanan KRL lintas Bekasi-Cikarang mulai menunjukkan perkembangan. Proses evakuasi sarana dan prasarana telah dilakukan secara bertahap.

Pada Rabu 29 April 2026 pukul 11.55 WIB, rangkaian uji coba kereta berhasil melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengujian kesiapan jalur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan sebelum layanan kembali normal.

“Uji coba ini penting untuk memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan,” kata Anne.

KAI juga mulai mendata barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian untuk dikembalikan kepada keluarga. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan sistem terkoordinasi.

Untuk membantu keluarga korban, KAI menyiapkan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu, posko juga dibuka di Stasiun Gambir untuk melayani penumpang kereta jarak jauh yang terdampak, termasuk pengembalian tiket.

KAI menegaskan pemulihan operasional tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Seluruh proses dilakukan bertahap berdasarkan evaluasi teknis dan uji keselamatan.

Di tengah upaya tersebut, perhatian utama tetap tertuju pada kondisi korban dan keluarga yang terdampak. Informasi terbaru akan terus disampaikan seiring perkembangan penanganan di lapangan, termasuk kesiapan jalur sebelum kembali dibuka penuh untuk publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |