Jumali Sabtu, 08 Agustus 2026 07:47 WIB

Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia harus mengubur mimpi melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam.
Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda. Pasalnya, Indonesia membutuhkan kemenangan untuk mengamankan tiket ke babak empat besar. Kegagalan ini juga memperpanjang catatan negatif setelah tim Merah Putih kembali tersingkir di fase grup untuk kedua kalinya secara beruntun sejak Piala AFF 2024.
Indonesia sebenarnya sempat berada di atas angin setelah berhasil unggul lebih dulu. Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan. Singapura berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui Ilhan Fandi, gol yang kemudian menjadi penentu nasib kedua tim di Grup A.
Proses terciptanya gol penyeimbang itu langsung menjadi perhatian publik dan pecinta sepak bola nasional. Situasi yang awalnya terlihat tidak terlalu berbahaya berubah menjadi petaka bagi Indonesia akibat miskomunikasi di area pertahanan.
Bola lambung yang mengarah ke kotak penalti Indonesia sebenarnya berada dalam jangkauan bek tengah sekaligus kapten tim, Rizky Ridho. Namun bola dibiarkan memantul terlebih dahulu. Di saat yang sama, kiper Cahya Supriadi bergerak untuk mengamankan bola tersebut.
Alih-alih berakhir aman, keduanya justru terlibat benturan yang membuat penguasaan bola lepas. Cahya Supriadi kemudian meninju bola, tetapi si kulit bundar jatuh ke area berbahaya. Ilhan Fandi yang berada di posisi ideal langsung memanfaatkan bola muntah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Indonesia gagal mencetak gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan dan harus puas membawa pulang satu poin yang tidak cukup untuk mengamankan tiket semifinal.
Sorotan terhadap Rizky Ridho semakin menguat karena kesalahan itu bukan kali pertama terjadi sepanjang turnamen. Sebelumnya, bek Persija Jakarta tersebut juga menjadi perhatian saat Indonesia menghadapi Vietnam di fase grup.
Pada pertandingan tersebut, gol pembuka Vietnam lahir setelah kesalahan penguasaan bola di area pertahanan Indonesia pada menit keenam. Situasi itu membuat tekanan terhadap lini belakang Garuda meningkat sejak awal laga dan berujung kekalahan yang merugikan posisi Indonesia di klasemen.
Meski demikian, Rizky Ridho memilih bertanggung jawab atas hasil yang diraih tim. Seusai pertandingan, pemain berusia 24 tahun itu menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Timnas Indonesia yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen.
"Kami kecewa dan suporter juga pastinya lebih kecewa dari kami. Saya mohon maaf," kata Ridho dalam wawancara dengan stasiun televisi pemegang hak siar.
Ridho mengakui banyak hal yang harus diperbaiki oleh tim setelah kegagalan di Piala AFF 2026. Menurut dia, evaluasi menyeluruh diperlukan agar Timnas Indonesia dapat tampil lebih baik pada agenda internasional berikutnya.
"Mungkin akan kami lihat lagi evaluasi yang perlu dilakukan di FIFA ASEAN Cup," ujarnya.
Bek andalan Persija Jakarta tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang tetap memberikan dukungan meski hasil yang diraih jauh dari harapan. Ia berharap Timnas Indonesia dapat bangkit dan memberikan pencapaian yang lebih membanggakan pada kesempatan mendatang.
"Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf karena kami telah mengecewakan. Semoga waktunya yang akan datang sama-sama akan kita rayakan," ucapnya.
Kegagalan lolos ke semifinal AFF 2026 dipastikan menjadi bahan evaluasi besar bagi Timnas Indonesia. Selain efektivitas serangan, koordinasi di lini belakang menjadi salah satu aspek yang kemungkinan mendapat perhatian serius agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada turnamen berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online










































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)





