PSS Sleman. - Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Ansyari Lubis menuntut skuad PSS Sleman tampil penuh motivasi saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan pada lanjutan Liga 2 akhir pekan ini, Minggu (26/4/2026). Pelatih Super Elja secara khusus mewaspadai permainan militan Beruang Madu yang kini diasuh Leo Tupamahu dalam misi keluar dari zona degradasi.
Persiba menunjukkan tren pertahanan solid dari tujuh laga terakhir dengan catatan empat kali seri dan tiga kekalahan. Prestasi apik terbaru mereka menahan imbang Barito Putera Banjarmasin, menandakan skuad asuhan Leo Tupamahu siap menggigit lawan di kandang sendiri.
"Ya yang pasti kami tahu di bawah kepemimpinan Coach Leo, mereka [Persiba] menampilkan permainan yang militan. Itu yang harus kami antisipasi, karena biar bagaimanapun mereka juga mau keluar dari zona degradasi," kata Ansyari Lubis saat ditemui di Lapangan Pakembinangun, Kamis (23/4/2026).
Ansyari menilai Persiba era Leo Tupamahu telah bertransformasi menjadi tim yang sulit ditembus. PSS Sleman yang mempunyai misi mengamankan poin promosi Liga 1 harus tampil lebih spartan ketimbang tuan rumah. "Jadi kita berharap ketika mereka dengan motivasi dengan intensitas yang tinggi, kita juga harus lebih dari mereka," ujarnya tegas.
Strategi menekan menjadi kunci utama yang ditekankan pelatih PSS. Ansyari tak ingin anak asuhnya terjebak dalam tekanan tuan rumah. "Kita jangan mau ditekan, harus kita yang menekan mereka," tandasnya.
Kerja keras menjadi aspek krusial dalam taktik Ansyari Lubis. Ia menginstruksikan pemain segera merebut bola saat kehilangan kendali permainan PSS Sleman vs Persiba Balikpapan. "Jadi salah satu kuncinya ya semua pemain harus mau berkorban, kerja keras. Ketika kita tidak dengan bola, kita harus sama-sama untuk secepatnya merebut bola. Itu salah satu evaluasi dari kami," tegasnya.
Duel akhir pekan nanti mempertemukan dua misi bertolak belakang. Persiba mati-matian lepas dari cengkeraman zona merah, sementara PSS Sleman mengincar poin promosi Liga 1 demi mengakhiri puasa gelar Super Elja. Pertemuan di kandang Beruang Madu ini diprediksi akan berlangsung panas dengan intensitas tinggi dari kubu tuan rumah yang sedang dalam fase perbaikan performa di bawah Leo Tupamahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































