PSIM Jogja Lepas Rahmatsho Jelang Super League 2026/2027

5 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA— PSIM Jogja resmi tidak melanjutkan kerja sama dengan gelandang asal Tajikistan, Rahmatsho Rahmatzoda, untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Keputusan ini diambil setelah manajemen dan tim pelatih menyelesaikan evaluasi terhadap kebutuhan skuad untuk musim baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan komposisi pemain yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Laskar Mataram. Meski berpisah, manajemen tetap memberikan apresiasi atas kontribusi yang ditunjukkan pemain berusia 22 tahun itu selama membela PSIM Jogja.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan Rahmatsho merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi positif sepanjang kompetisi musim lalu. Penampilannya di lini tengah dinilai cukup konsisten dalam membantu permainan tim.

“Kami mengapresiasi kontribusi Rakhmatsho Rakhmatzoda untuk PSIM selama musim lalu. Dia memberikan kontribusi cukup baik dalam 24 laga dengan catatan rerata 82 menit penampilan per laga,” kata Iksan, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak pemain asal Tajikistan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara manajemen dan tim pelatih. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis tim menghadapi kompetisi yang akan datang.

“Tetapi, hasil penilaian dan pertimbangan manajemen bersama tim pelatih, kerja sama dengan pemain asal Tajikistan itu tidak berlanjut di musim 2026/27,” jelasnya.

Rahmatsho Rahmatzoda yang lahir di Norak, Tajikistan, pada 6 April 2004 mulai bergabung dengan PSIM Jogja pada musim lalu. Selama berseragam Laskar Mataram, ia tampil dalam 24 dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani klub dan menyumbangkan satu gol.

Catatan statistiknya menunjukkan peran penting di sektor tengah lapangan. Berdasarkan data klub, Rahmatsho membukukan 931 umpan sukses dari total 1.050 percobaan sepanjang musim. Statistik tersebut menggambarkan tingkat akurasi distribusi bola yang tinggi dalam membantu membangun serangan tim.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari kemampuan mengatur tempo permainan. Sepanjang musim, Rahmatsho juga melepaskan 18 tembakan dengan lima di antaranya tepat mengarah ke gawang lawan. Kemampuan tersebut menjadikannya sebagai salah satu opsi tambahan dalam membangun ancaman dari lini kedua.

Di sektor pertahanan, perannya juga cukup menonjol. Pemain muda asal Tajikistan itu mencatatkan 32 tekel sukses, 52 intersepsi, dan 14 sapuan yang membantu PSIM Jogja menghalau serangan lawan pada berbagai pertandingan sepanjang musim.

Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak Rahmatsho sekaligus menjadi sinyal bahwa PSIM Jogja tengah melakukan penyesuaian komposisi pemain menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Perubahan tersebut diharapkan mampu memperkuat kedalaman skuad sehingga dapat bersaing lebih kompetitif pada musim mendatang.

Meski kerja sama harus berakhir, manajemen PSIM Jogja tetap menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan Rahmatsho selama menjadi bagian dari Laskar Mataram.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Rakhmatsho di masa depan,” tutur Iksan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |