Prabowo Siapkan Skema Tukar Motor Bensin dengan Motor Listrik

4 hours ago 3

Newswire

Newswire Kamis, 13 Agustus 2026 19:37 WIB

Prabowo Siapkan Skema Tukar Motor Bensin dengan Motor Listrik

Tangkapan Layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-YouTube/Aditya Ramadhan\r\n

Harianjogja.com, JOGJA— Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan penggunaan motor listrik di Indonesia dengan menyiapkan sejumlah skema yang dapat meringankan masyarakat. Salah satu opsi yang disebut adalah tukar tambah motor berbahan bakar bensin dengan motor listrik.

Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat mengunjungi fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Menurutnya, perluasan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) dari luar negeri.

Presiden mengatakan pemerintah dapat memberikan dukungan melalui skema pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Salah satunya dengan menurunkan bunga cicilan pembelian motor listrik.

"Bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP, jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin ya rasain sendiri," ujar Prabowo.

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik

Selain meringankan pembiayaan, Prabowo mengungkapkan pemerintah tengah mempertimbangkan mekanisme penukaran kendaraan bagi masyarakat yang sudah memiliki motor berbahan bakar bensin.

Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat peralihan masyarakat dari kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

"Kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin. Jadi nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa bisa tukar tambah," kata Prabowo.

Prabowo juga menyoroti potensi penghematan biaya yang dapat diperoleh masyarakat melalui penggunaan motor listrik. Ia menyebut biaya penggunaan motor listrik dapat lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.

Menurut Prabowo, penggunaan motor listrik berpotensi menghemat pengeluaran hingga 50 persen dibandingkan motor bensin. Bahkan, penghematan biaya harian disebut dapat mencapai 70 persen.

Pajak Karbon untuk Motor Bensin

Pemerintah juga mempertimbangkan instrumen lain untuk mendorong peralihan kendaraan berbahan bakar bensin. Salah satunya adalah potensi penerapan pajak karbon di kota-kota besar.

Prabowo mencontohkan kebijakan di Beijing, China, yang membatasi penggunaan atau akses kendaraan bermotor berbahan bakar bensin di wilayah tertentu.

Langkah tersebut menjadi salah satu gambaran kebijakan yang dapat dipelajari Indonesia dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik sekaligus mengurangi konsumsi BBM.

Di sisi lain, pemerintah tengah membangun ekosistem kendaraan listrik nasional. Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah pembangunan pabrik baru di Subang, Jawa Barat.

Produksi di fasilitas tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2028. Pengembangan industri tersebut diharapkan memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.

Prabowo Puji Produsen Motor Listrik Lokal

Dalam kunjungannya, Prabowo juga mengapresiasi keberanian pelaku usaha swasta dalam memproduksi motor listrik di Indonesia. Menurutnya, industri kendaraan listrik nasional menghadapi persaingan dengan produk dari berbagai negara, termasuk China, Jepang, dan Korea Selatan.

Presiden menilai keberanian perusahaan dalam mengembangkan produksi motor listrik di dalam negeri merupakan bagian dari upaya membangun industri nasional.

Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan sektor transportasi, tetapi juga menyangkut kepentingan nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM impor.

Pemerintah kini mendorong agar ekosistem kendaraan listrik semakin berkembang, mulai dari produksi kendaraan, pembiayaan, hingga peningkatan minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |