Prabowo Dorong Kesiapsiagaan Bencana Karena Indonesia di Ring of Fire

2 hours ago 2

Newswire

Newswire Rabu, 09 September 2026 19:42 WIB

Prabowo Dorong Kesiapsiagaan Bencana Karena Indonesia di Ring of Fire

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan sejumlah bencana di Indonesia melalui konferensi video di Jakarta, Senin (7/9/2026). ANTARA/YouTube/Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh/am.

JAKARTA—Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam karena Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki potensi tinggi mengalami berbagai bencana.

"Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, di Ring of Fire. Jadi, ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," kata Prabowo saat membuka rapat terbatas secara virtual untuk membahas penanganan sejumlah bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Sebagaimana dipantau melalui tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah saat ini menghadapi sejumlah kondisi kebencanaan, mulai dari gempa di Flores, disusul aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi persoalan.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia tersebut harus menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi bencana. Prabowo juga menyatakan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus ditambah secara signifikan.

"Pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," ujar Presiden prabowo.

Lebih lanjut, Presiden meminta jajarannya untuk menyiapkan sumber daya dan peralatan penanganan bencana sebelum kejadian berlangsung.

Presiden menginstruksikan penyusunan master plan mitigasi bencana yang menyeluruh dan masif. "Jadi nanti kita siapkan master plan yang menyeluruh dan yang masif," ucapnya.

Prabowo juga meminta penyediaan lebih banyak helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran hingga ekskavator berukuran kecil di wilayah desa yang rawan mengalami kebakaran hutan.

Selain itu, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkan pemanfaatan pesawat untuk melakukan modifikasi cuaca. Selain itu mengkaji terkait penggunaan drone yang mampu membawa dan menjatuhkan air untuk membantu penanganan kebakaran hutan (karhutla).

"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," kata Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga meminta laporan mengenai perkembangan penanganan gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan karhutla dari pemerintah daerah serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |