Malaysia Siapkan Bantuan Karhutla, Tunggu Izin Indonesia

3 hours ago 1

Newswire

Newswire Rabu, 09 September 2026 18:37 WIB

Malaysia Siapkan Bantuan Karhutla, Tunggu Izin Indonesia

TNI AU memadamkan karhutla di beberapa titik lokasi bencana di Palembang dengan menggunakan metode \"water bombing\", Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Ho-Humas TNI AU\r\n

Harianjogja.com, MALAYSIA— Malaysia telah menyiapkan sejumlah aset untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah. Namun, bantuan tersebut belum dapat digunakan karena pemerintah Malaysia masih menunggu persetujuan dan lampu hijau dari Indonesia.

Menteri Komunikasi Malaysia sekaligus Juru Bicara Pemerintah Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan persoalan bantuan penanganan karhutla tersebut dibahas dalam rapat kabinet Malaysia di Putrajaya, Rabu (9/9/2026). Dalam rapat itu, Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan (NRES) bersama Kementerian Luar Negeri (Wisma Putra) Malaysia menyampaikan perkembangan komunikasi dengan Indonesia.

Fahmi mengatakan kedua kementerian telah menginformasikan daftar aset yang dimiliki Malaysia dan dapat digunakan untuk membantu negara tetangga dalam menangani kebakaran. Daftar tersebut telah disampaikan melalui jalur diplomatik.

"NRES dan juga Wisma Putra telah menyampaikan dalam rapat kabinet, bahwa daftar aset yang mampu kita sediakan untuk membantu negara tetangga telah disampaikan," kata Fahmi dalam konferensi pers daring di Putrajaya, Rabu.

Malaysia Masih Menunggu Konfirmasi Indonesia

Meski daftar sarana penanganan karhutla telah disampaikan, Malaysia hingga kini belum menerima konfirmasi mengenai bentuk kerja sama yang akan dilakukan. Karena itu, aset-aset yang telah disiapkan belum dapat dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran di wilayah Indonesia.

Fahmi menjelaskan komunikasi mengenai tawaran bantuan tersebut telah dilakukan melalui saluran resmi pemerintah Malaysia. NRES dan Wisma Putra telah menyampaikan kesiapan tersebut kepada Indonesia melalui kedutaan.

"Jadi, sejauh ini, kita telah menyampaikannya melalui kedutaan, melalui Wisma Putra, dan NRES juga telah menyiapkan, tetapi belum ada konfirmasi dan izin untuk menggunakan aset-aset Malaysia," katanya.

Dengan demikian, kesiapan Malaysia untuk membantu pemadaman karhutla masih menunggu keputusan dari Indonesia. Pemerintah Malaysia telah menyiapkan aset yang dinilai dapat digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran, tetapi penggunaannya tetap memerlukan konfirmasi dan izin dari pihak Indonesia.

Tawaran Bantuan Dibahas dalam Rapat Kabinet

Pembahasan mengenai bantuan tersebut dilakukan dalam rapat kabinet Malaysia di Putrajaya pada Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, NRES dan Wisma Putra menyampaikan kepada kabinet mengenai aset yang dapat disediakan Malaysia untuk membantu Indonesia.

Tawaran tersebut diberikan dalam konteks penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah. Malaysia menyatakan kesiapan untuk membantu, sementara keputusan mengenai penggunaan aset tersebut masih berada pada Indonesia.

Fahmi yang juga menjadi Juru Bicara Pemerintah Malaysia menegaskan hingga saat ini belum terdapat konfirmasi mengenai bentuk kerja sama maupun izin penggunaan aset Malaysia untuk pemadaman karhutla.

Kondisi tersebut membuat bantuan dari Malaysia belum dapat langsung dilaksanakan. Pemerintah Malaysia melalui NRES dan Wisma Putra masih menunggu respons resmi Indonesia setelah daftar aset untuk penanganan karhutla disampaikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |