Nasib Ducati di Tangan Volkswagen, Isu Jual Kembali Mencuat

2 hours ago 2

Nasib Ducati di Tangan Volkswagen, Isu Jual Kembali Mencuat

Logo Volkswagen/Ist-Car Logos

Harianjogja.com, JOGJA— Ducati kembali masuk dalam evaluasi portofolio bisnis Volkswagen Group di tengah restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan raksasa otomotif Jerman tersebut. Namun, hingga kini belum ada keputusan bahwa merek sepeda motor asal Italia itu akan dijual.

CEO Audi Gernot Döllner mengatakan Ducati menjadi salah satu bisnis yang akan dibahas dalam proses evaluasi portofolio Volkswagen Group. Pernyataan tersebut kembali memunculkan spekulasi mengenai masa depan Ducati setelah isu serupa pernah mencuat beberapa tahun lalu.

“Ini bagian dari proses evaluasi bahwa kami juga akan membahas Ducati, tetapi belum ada keputusan,” kata Döllner sebagaimana dikutip dari Bloomberg.

Ducati Belum Dipastikan Dijual

Pernyataan Döllner menjadi poin penting karena menunjukkan bahwa Ducati masih berada pada tahap evaluasi. Dengan demikian, kabar mengenai kemungkinan pergantian pemilik belum dapat dianggap sebagai keputusan penjualan resmi Volkswagen.

Ducati menjadi bagian dari Volkswagen Group melalui Audi sejak 2012. Akuisisi tersebut membuat Ducati menjadi salah satu merek sepeda motor dalam portofolio grup otomotif Jerman tersebut.

Kini, posisi Ducati kembali diperbincangkan seiring Volkswagen melakukan penataan bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat fokus pada aktivitas yang dinilai memiliki kontribusi strategis dan finansial terhadap bisnis inti.

Volkswagen sebelumnya menyatakan sekitar sepertiga aktivitas nonstrategisnya akan didivestasi atau disesuaikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi besar yang juga mencakup pengurangan jumlah model dan kompleksitas bisnis.

Ducati Ditaksir Bernilai Rp23,75 Triliun

Potensi penjualan Ducati tentu menarik perhatian karena nilai merek tersebut tidak kecil. Bloomberg Intelligence memperkirakan Ducati memiliki nilai sekitar €1,25 miliar atau sekitar Rp23,75 triliun jika menggunakan asumsi kurs Rp19.000 per euro.

Angka tersebut merupakan estimasi nilai perusahaan, bukan harga jual yang telah ditetapkan Volkswagen. Sampai sekarang, belum ada keputusan resmi mengenai penjualan Ducati maupun calon pihak yang akan mengambil alih kepemilikannya.

Carscoops juga melaporkan Ducati mencatat laba operasi €52 juta pada tahun sebelumnya. Kinerja tersebut turun 42,8 persen, dengan perusahaan menyebut faktor nilai tukar dan tarif yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump sebagai salah satu penyebab tekanan terhadap kinerja.

Ducati sendiri tetap memiliki posisi khusus dalam industri sepeda motor karena bermain di segmen premium. Produk seperti Panigale, Multistrada, Monster, Streetfighter, dan Diavel menjadi bagian dari portofolio merek yang memiliki basis penggemar kuat di berbagai negara.

Bukan Kali Pertama Ducati Dikaitkan dengan Penjualan

Wacana penjualan Ducati bukan pertama kali muncul. Volkswagen sebelumnya juga pernah mempertimbangkan pelepasan Ducati pada 2017, meski rencana tersebut tidak berlanjut.

Pada Juli 2026, spekulasi serupa kembali muncul bersamaan dengan kabar bahwa Volkswagen tengah mencari cara untuk merampingkan bisnisnya. Saat itu, Ducati dan Lamborghini disebut sebagai dua merek premium yang berpotensi menjadi objek pembicaraan.

Namun, perkembangan terbaru memberikan gambaran yang lebih jelas. Ducati memang masuk dalam pembahasan evaluasi portofolio, tetapi manajemen Audi belum mengambil keputusan untuk menjualnya.

Restrukturisasi Volkswagen Makin Besar

Evaluasi terhadap Ducati berlangsung ketika Volkswagen tengah menjalankan transformasi besar-besaran. Supervisory Board Volkswagen telah menyetujui rencana Future Plan 2030 yang mencakup pengurangan sekitar 50.000 pekerjaan serta pemangkasan sekitar 50 persen dari jajaran model dalam beberapa tahun mendatang.

Volkswagen juga menyebut kapasitas produksi Eropa mereka berlebih lebih dari 500.000 unit. Grup tersebut menargetkan penyesuaian kapasitas dan berupaya menyederhanakan bisnis agar biaya lebih rendah serta skala produksi per model lebih besar.

Tekanan tersebut membuat berbagai bisnis dan kepemilikan Volkswagen kembali diperiksa. Karena itu, masuknya Ducati dalam proses evaluasi tidak otomatis berarti merek tersebut akan segera berpindah tangan.

Bagaimana Nasib Ducati Selanjutnya?

Bagi pemilik dan penggemar Ducati di Indonesia, termasuk komunitas pengguna motor premium di Jogja, perkembangan ini patut diperhatikan karena perubahan kepemilikan berpotensi menentukan arah bisnis Ducati pada masa mendatang.

Meski demikian, belum ada alasan untuk menganggap produk atau operasional Ducati akan berubah dalam waktu dekat. Sampai keputusan resmi diumumkan Volkswagen Group, Ducati masih berada dalam struktur Audi dan Volkswagen Group.

Yang kini menjadi perhatian adalah hasil evaluasi portofolio tersebut. Jika Volkswagen akhirnya memutuskan melepas Ducati, nilai sekitar €1,25 miliar yang diperkirakan Bloomberg Intelligence dapat menjadi salah satu acuan penting dalam pembicaraan mengenai merek sepeda motor premium asal Bologna itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |