Newswire Senin, 24 Agustus 2026 10:27 WIB

Prabowo Subianto akan meninjau penanganan karhutla di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan setelah 2.894 hotspot terdeteksi di Sumatera. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto akan meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera, khususnya Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Prabowo meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden ke Sumatera akan dimulai dari Provinsi Riau. Prabowo ingin memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif.
"Kunjungan ini akan menjadi bagian dari komitmen Presiden untuk memastikan negara hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla dan kabut asap," kata Prasetyo dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Menurut Prasetyo, Presiden telah memastikan langkah tanggap darurat berjalan optimal berdasarkan hasil kunjungan ke Kalimantan beberapa hari lalu. Pemerintah kemudian mempercepat penanganan dengan menambah armada water bombing, memperkuat personel darat dari unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni, serta menyiagakan fasilitas kesehatan bagi warga.
2.894 Hotspot Terdeteksi di Sumatera
Data SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menunjukkan terdapat 2.894 titik panas atau hotspot di 10 provinsi di Sumatera. Konsentrasi tertinggi tercatat di Sumatera Selatan dengan 1.410 titik, disusul Riau 480 titik dan Jambi 425 titik.
Sementara itu, luas lahan terbakar di 10 provinsi di Sumatera sepanjang 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare.
"Fokus penanganan kini akan diperluas ke Sumatera, khususnya Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan," katanya.
Pemerintah memperkuat operasi terpadu untuk menghadapi kondisi tersebut. Langkah yang dilakukan mencakup pemadaman darat, pengerahan personel, patroli, water bombing, hingga operasi modifikasi cuaca (OMC).
Penanganan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan api yang sudah muncul. Pemerintah juga melakukan upaya pencegahan agar titik api baru tidak muncul sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak kabut asap.
Kualitas Udara Jadi Perhatian
Selain kebakaran, pemerintah memantau kualitas udara di wilayah terdampak. Pekanbaru tercatat memiliki indeks kualitas udara (air quality index/AQI) 225 atau berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Adapun Jambi dan Palembang masing-masing mencatat AQI 187 dan 180. Kondisi tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam penanganan dampak karhutla terhadap masyarakat.
Prasetyo juga menyoroti kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus. Api di lahan gambut dapat menjalar di bawah permukaan dan kembali muncul sehingga proses pemadaman, pembasahan, dan penyisiran perlu dilakukan secara berulang.
Di sisi lain, pemerintah telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi. Aparat penegak hukum telah memulai proses penyelidikan terhadap sejumlah area konsesi korporasi yang terbukti terbakar maupun lalai dalam menjaga lahannya.
Pengawasan terhadap areal konsesi dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti menyebabkan atau membiarkan terjadinya kebakaran juga akan diperkuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
