Jumali Minggu, 14 Juni 2026 19:07 WIB

Dua petugas menyamar sebagai maskot resmi turnamen sebelum menggerebek bandar Narkoba/Tangkapan layar .
Harianjogja.com, JOGJA—Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Kepolisian Peru untuk menangkap seorang terduga bandar narkoba di Lima. Dua petugas menyamar sebagai maskot resmi turnamen sebelum menggerebek rumah Carlos Cabrera (48) dan menangkapnya tanpa perlawanan berarti.
Operasi yang berlangsung pada Kamis (12/6/2026) itu bertepatan dengan dimulainya rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026. Polisi memanfaatkan ketertarikan Cabrera terhadap sepak bola untuk mendekatinya tanpa menimbulkan kecurigaan.
Menurut Kepolisian Peru, dua anggota Unit Hijau (Green Squadron) mengenakan kostum maskot resmi Piala Dunia 2026, yakni Clutch yang mewakili Amerika Serikat dan Maple yang mewakili Kanada.
Strategi tersebut dipilih setelah hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Cabrera merupakan penggemar berat sepak bola yang tengah mengikuti perkembangan Piala Dunia.
"Kami mengetahui orang ini adalah penggemar berat sepak bola dan sedang dilanda demam Piala Dunia," kata Komandan Unit Hijau, Kolonel Carlos Alcántara, sebagaimana dikutip dari Associated Press.
Ia menjelaskan penyamaran dilakukan agar petugas dapat mendekati target tanpa memancing kecurigaan.
Rekaman operasi yang kemudian diunggah melalui akun media sosial resmi Kepolisian Peru memperlihatkan dua petugas berkostum maskot berjalan menuju rumah target di kawasan permukiman di Lima.
Sesampainya di lokasi, salah satu petugas menggunakan alat pendobrak untuk membuka akses masuk ke rumah. Tim yang telah bersiaga kemudian masuk ke dalam bangunan dan mengamankan tersangka.
Dari hasil penggerebekan, polisi menyita 2.524 paket kokain jenis cocaine base serta satu pucuk senjata api yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Penangkapan tersebut menjadi salah satu operasi paling menyita perhatian publik karena metode penyamaran yang digunakan berbeda dari pendekatan kepolisian pada umumnya.
Namun, penggunaan kostum karakter populer sebenarnya bukan hal baru bagi Unit Hijau Peru. Satuan ini dikenal kerap memanfaatkan momen perayaan dan tokoh budaya populer dalam operasi penangkapan.
Dalam sejumlah operasi sebelumnya, petugas pernah menyamar sebagai Santa Claus, Grinch, Deadpool, Wolverine hingga karakter film horor Freddy Krueger untuk mendekati target yang sedang diburu.
Pada Hari Kasih Sayang 2024, polisi juga sempat menyamar sebagai beruang pembawa hadiah untuk memancing seorang tersangka keluar dari rumah sebelum ditangkap.
Kepolisian Peru menilai metode tersebut efektif karena mampu menurunkan kewaspadaan target sekaligus mempermudah proses penangkapan di lingkungan permukiman padat penduduk.
Keberhasilan operasi terbaru ini kembali menunjukkan bagaimana aparat keamanan memanfaatkan momentum yang sedang menjadi perhatian publik untuk mendukung penegakan hukum. Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap Piala Dunia 2026, strategi penyamaran tersebut berhasil membawa polisi kepada target yang selama ini masuk dalam pengawasan terkait dugaan peredaran narkotika di Lima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































