Harianjogja.com, JOGJA— Nubia resmi meluncurkan Nubia NaviX Ultra di China pada Rabu (16/9/2026). Ponsel ini membawa konsep yang berbeda dari smartphone AI pada umumnya karena asisten kecerdasan buatan (AI) tidak hanya ditujukan untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan sejumlah tugas secara mandiri.
NaviX Ultra sebelumnya diperkenalkan dalam ajang World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China, pada Juli 2026.
Nubia menyebut NaviX Ultra sebagai ponsel AI agent. Perangkat tersebut mengandalkan Doubao Mobile Assistant versi konsumen yang dikembangkan ByteDance untuk menjalankan tugas lintas aplikasi berdasarkan perintah pengguna.
Dengan kemampuan tersebut, pengguna dapat memberikan instruksi melalui bahasa sehari-hari dan meminta AI membantu menyelesaikan pekerjaan yang terdiri atas beberapa tahapan. Doubao dapat berinteraksi dengan aplikasi dan layanan pihak ketiga yang didukung.
AI Bisa Mengerjakan Tugas Lintas Aplikasi
Doubao Mobile Assistant pada NaviX Ultra memiliki sejumlah kemampuan utama, termasuk deep reasoning, self-correction, extended context, dan generalisasi.
Melalui deep reasoning, AI dapat memecah perintah yang kompleks menjadi beberapa tahapan sebelum menjalankannya. Sementara itu, kemampuan self-correction memungkinkan sistem mencoba memperbaiki proses apabila menemui kendala saat menjalankan tugas.
Kemampuan extended context membuat AI dapat mempertahankan informasi dalam percakapan yang panjang. Ada pula kemampuan generalisasi yang memungkinkan pengetahuan dari satu aplikasi digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan di aplikasi lain.
NaviX Ultra juga memiliki mode percakapan berkelanjutan yang masih berstatus beta. Mode tersebut ditujukan untuk pekerjaan yang membutuhkan interaksi dalam waktu lebih panjang.
Untuk menjalankan tugas, Doubao dapat berinteraksi dengan sejumlah layanan pihak ketiga. Dukungan tersebut antara lain mencakup Lark, layanan robotaxi CaoCao Mobility, aplikasi peta, serta layanan musik daring.
AI pada ponsel ini juga dapat membantu menangani panggilan masuk. Pengguna bisa menentukan skrip atau pilihan respons sehingga AI dapat membantu menjawab panggilan sesuai instruksi.
Fitur AI lainnya mencakup transkripsi rekaman suara, pencarian berdasarkan tangkapan layar, serta pengenalan produk yang ditampilkan pada layar.
Ada Tombol AI Khusus
Nubia membekali NaviX Ultra dengan tombol fisik khusus AI yang sekaligus terintegrasi dengan sensor sidik jari.
Satu kali ketukan pada tombol tersebut dapat membuka jendela perintah. Tombol yang ditekan lebih lama dapat digunakan untuk memberikan perintah suara.
Sementara itu, dua kali ketukan dapat digunakan untuk melakukan panggilan video dengan AI. Dalam mode tersebut, kamera ponsel dapat diarahkan ke objek atau situasi tertentu sehingga pengguna dapat meminta AI menganalisis apa yang terlihat.
Doubao mendukung input multimodal, sehingga dapat memahami perintah berbasis teks, gambar, audio, dan video.
Spesifikasi Nubia NaviX Ultra
Di luar kemampuan AI, Nubia NaviX Ultra hadir sebagai ponsel flagship dengan layar LTPO OLED berukuran 6,78 inci.
Layarnya memiliki refresh rate adaptif 1–144 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nit. Nubia juga membekali layar tersebut dengan DC dimming serta PWM dimming 2.160 Hz.
Untuk dapur pacu, NaviX Ultra menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini tersedia dengan RAM 12 GB atau 16 GB serta penyimpanan internal hingga 1 TB.
Pada sektor fotografi, Nubia memasang tiga kamera belakang. Konfigurasinya terdiri atas kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, dan kamera periskop 64 MP. Kamera periskop tersebut mendukung zoom optik 3x dan OIS. Kamera depan memiliki resolusi 32 MP.
Untuk menunjang penggunaan dalam waktu panjang, NaviX Ultra membawa baterai berkapasitas 7.100 mAh. Pengisian dayanya mendukung fast charging 90 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel.
Ketebalan bodinya sekitar 7,62 mm. Nubia juga membekali perangkat dengan sistem pendinginan berbasis vapor chamber untuk membantu menjaga suhu ketika ponsel menjalankan berbagai tugas secara bersamaan.
Harga Nubia NaviX Ultra
Nubia NaviX Ultra mulai dijual di China pada 16 September 2026. Berikut harga resminya:
12 GB + 512 GB: 5.999 yuan atau sekitar Rp15,8 juta.
16 GB + 512 GB: 6.499 yuan atau sekitar Rp17,1 juta.
16 GB + 1 TB: 7.499 yuan atau sekitar Rp19,8 juta.
Harga tersebut merupakan harga pasar China. Nubia/ZTE belum memberikan informasi mengenai peluncuran resmi NaviX Ultra di Indonesia.
Nubia menyebut perangkat ini sebagai smartphone AI agent, dengan konsep yang memungkinkan pengguna memberikan perintah dan membiarkan AI menjalankan sejumlah pekerjaan secara langsung di perangkat.
Dengan demikian, daya tarik utama NaviX Ultra bukan sekadar fitur chatbot, melainkan kemampuan Doubao Mobile Assistant untuk membantu menjalankan pekerjaan lintas aplikasi berdasarkan instruksi pengguna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
















































