Nano Banana 2 Lite Meluncur, Senjata Baru Google di Perang AI

8 hours ago 4

Jumali

Jumali Rabu, 01 Juli 2026 16:47 WIB

Nano Banana 2 Lite Meluncur, Senjata Baru Google di Perang AI

Nano Banana 2 Lite/ Google

Harianjogja.com, JOGJA— Google kembali memperkuat posisinya dalam persaingan kecerdasan buatan generatif dengan meluncurkan dua model baru, yakni Nano Banana 2 Lite dan Gemini Omni Flash. Kehadiran keduanya ditujukan untuk mempercepat proses pembuatan konten visual sekaligus menekan biaya penggunaan bagi pengembang maupun kreator digital.

Model Nano Banana 2 Lite menjadi sorotan utama karena diklaim sebagai teknologi pembuat gambar tercepat dan paling efisien dalam keluarga Nano Banana milik Google. Model yang memiliki nama teknis Gemini 3.1 Flash-Lite Image tersebut mampu menghasilkan gambar hanya dalam waktu sekitar empat detik. Angka itu jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya yang membutuhkan waktu sekitar 20 detik untuk menghasilkan visual serupa.

Keunggulan lain terletak pada efisiensi biaya. Google menyebut Nano Banana 2 Lite dirancang untuk kebutuhan skala besar seperti pembuatan materi iklan, variasi desain produk, hingga aplikasi media sosial yang membutuhkan ribuan gambar dalam waktu singkat. Biaya operasionalnya juga lebih rendah dibanding model pendahulunya sehingga dinilai lebih menarik bagi pengembang.

Meski mengedepankan kecepatan dan efisiensi, Google mengklaim kualitas hasil gambar tetap kompetitif. Model ini disebut mampu memahami instruksi pengguna dengan baik, menjaga konsistensi karakter dalam gambar, serta menghasilkan teks yang lebih jelas dan mudah dibaca dibanding banyak model AI generatif lain di kelasnya.

Tidak hanya menghadirkan pembuat gambar baru, Google juga memperkenalkan Gemini Omni Flash yang berfokus pada pembuatan dan pengeditan video berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan pengguna membuat maupun mengubah video hanya dengan memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari tanpa perlu melakukan penyuntingan manual yang rumit.

Salah satu fitur unggulan Gemini Omni Flash adalah kemampuan conversational video editing. Dengan fitur ini, pengguna cukup mengetikkan perintah seperti mengubah latar belakang, mengganti suasana, menambahkan objek, atau memperpanjang adegan tertentu, kemudian sistem akan memproses perubahan tersebut secara otomatis.

Google menjelaskan bahwa Gemini Omni Flash memanfaatkan kemampuan penalaran dari keluarga model Gemini sehingga dapat memahami konteks cerita, hubungan antarobjek, hingga referensi visual yang diberikan pengguna. Hasilnya, video yang dibuat diharapkan memiliki alur lebih konsisten dan tampak alami.

Menariknya, kedua model ini dapat digunakan secara berurutan. Pengguna bisa membuat gambar terlebih dahulu menggunakan Nano Banana 2 Lite, lalu memanfaatkannya sebagai referensi untuk membuat animasi atau video melalui Gemini Omni Flash. Skema tersebut dinilai dapat mempercepat alur produksi konten kreatif tanpa perlu berpindah platform.

Untuk meningkatkan transparansi penggunaan AI, Google juga membekali seluruh gambar dan video yang dihasilkan dengan teknologi SynthID. Teknologi ini berupa watermark digital yang tidak terlihat secara kasat mata, tetapi dapat digunakan untuk mengidentifikasi apakah suatu konten dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

Saat ini Nano Banana 2 Lite dan Gemini Omni Flash sudah tersedia melalui Google AI Studio, Gemini API, serta Gemini Enterprise Agent Platform. Google juga memastikan kedua model tersebut akan diperluas ke berbagai layanan lain seperti Gemini, Google Search AI Mode, Google Photos, NotebookLM, hingga platform periklanan digital milik perusahaan tersebut.

Peluncuran ini menandai semakin ketatnya persaingan industri AI generatif global. Setelah berbagai perusahaan teknologi berlomba menghadirkan model pembuat gambar dan video yang lebih canggih, Google kini memilih fokus pada kombinasi kecepatan, biaya rendah, dan kemudahan penggunaan untuk menarik pengembang maupun kreator konten dalam skala besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |