Menhan AS Pete Hegseth Janji Tuntaskan Perang dengan Iran

2 hours ago 2

Newswire

Newswire Sabtu, 12 September 2026 08:47 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Janji Tuntaskan Perang dengan Iran

Foto ilustrasi Iran vs Amerika Serikat. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menyatakan Washington akan menuntaskan perang dengan Iran. Pernyataan itu disampaikan saat upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September 2001 di Pentagon, Jumat (11/9).

Hegseth hadir bersama Presiden AS Donald Trump dan Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan, dalam upacara yang digelar untuk mengenang hampir 3.000 korban serangan 11 September 2001.

Acara tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan penghormatan kepada personel militer AS serta petugas tanggap darurat yang bertugas dalam menghadapi dampak serangan tersebut.

Dalam pidatonya, Hegseth mengatakan ancaman terhadap Amerika Serikat masih ada. Menurut dia, sejumlah pihak tetap berupaya membatasi kekuatan AS sekaligus membunuh warga Amerika.

"Masih ada musuh yang membenci kita," kata Hegseth. Ia menegaskan Washington tetap "waspada" menghadapi ancaman tersebut.

Hegseth Sebut Iran Sponsor Terorisme

Hegseth kemudian mengalihkan pidatonya pada Iran. Dia mengatakan Amerika Serikat selama enam bulan terakhir telah "meluluhlantakkan" pihak yang disebutnya sebagai "sponsor negara untuk terorisme paling produktif di dunia".

Ia juga menuduh kepemimpinan Iran telah menginginkan "kematian" bagi Amerika Serikat selama "hampir setengah abad". Menurut Hegseth, Iran juga bersorak atas serangan 11 September serta mensponsori serangan terhadap warga Amerika selama beberapa dekade.

"Namun, mereka tidak memperhitungkan presiden ini," kata Hegseth, merujuk pada Trump.

Hegseth mengklaim pasukan AS telah menewaskan para pemimpin Iran, menghancurkan angkatan udara dan angkatan laut negara tersebut, serta melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran.

"Kami terus mengirim para teroris ke tempat yang semestinya bagi mereka, neraka, dan kapal-kapal tanker ke dasar laut, tempat yang memang menjadi tujuan mereka," kata Hegseth.

Selain operasi militer, Washington juga disebut terus memperketat tekanan ekonomi terhadap Teheran. Hegseth mengatakan langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

"Kami menguasai Selat itu," ujar Hegseth, merujuk pada Selat Hormuz.

"Kami akan menuntaskan perang ini," katanya.

Trump Singgung Perang Melawan Teror

Dalam kesempatan yang sama, Trump memberikan penghormatan kepada personel militer AS yang bertugas dalam "perang melawan teror". Ia juga menyampaikan penghormatan kepada petugas tanggap darurat dan aparat penegak hukum.

Trump mengatakan militer AS saat ini masih menjalankan tugas untuk menghadapi ancaman yang disebutnya berasal dari Iran.

"Kami memberikan penghormatan kepada para anggota militer yang saat ini sedang bekerja untuk memastikan bahwa sponsor teror nomor satu di dunia, Republik Islam Iran, tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump.

Trump juga mengaitkan peringatan 25 tahun serangan 11 September dengan ketahanan Amerika Serikat.

"Tanggal 11 September mengingatkan kita akan kekuatan kebencian yang mengerikan," kata Trump, seraya menambahkan bahwa 25 tahun sejak serangan tersebut telah menunjukkan "kekuatan semangat Amerika yang jauh lebih besar untuk bertahan, bangkit, dan meraih kemenangan."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |