Kritik Verstappen dan Alonso Direspons, FIA Susun Aturan Baru Mesin F1

9 hours ago 2

Jumali

Jumali Kamis, 11 Juni 2026 15:17 WIB

Kritik Verstappen dan Alonso Direspons, FIA Susun Aturan Baru Mesin F1

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Federasi Otomotif Internasional (FIA) menyepakati rencana perubahan regulasi mesin Formula 1 secara bertahap hingga 2028 sebagai respons atas kritik sejumlah pembalap terhadap karakteristik mobil generasi terbaru.

Perubahan tersebut difokuskan pada penyesuaian komposisi tenaga antara mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) dan sistem kelistrikan yang dinilai terlalu dominan dalam regulasi saat ini.

Dalam beberapa kesempatan, sejumlah pembalap mengeluhkan pengelolaan energi listrik yang dianggap terlalu menentukan performa mobil, terutama saat sesi kualifikasi. Kondisi tersebut membuat pembalap harus lebih banyak mengatur penggunaan energi dibanding memaksimalkan kecepatan sepanjang putaran.

Juara dunia empat kali, Max Verstappen, termasuk salah satu pembalap yang secara terbuka mengkritik arah regulasi tersebut. Sementara itu, Fernando Alonso juga pernah menyoroti fenomena mobil yang harus menghemat energi di tengah putaran cepat.

Berdasarkan kesepakatan terbaru yang dikutip BBC, FIA akan menerapkan perubahan dalam dua tahap. Langkah ini dipilih untuk memberikan waktu adaptasi kepada para pabrikan yang terlibat dalam pengembangan unit tenaga Formula 1.

Perubahan Bertahap hingga 2028

Dalam skema yang dibahas, proporsi tenaga mesin pembakaran internal akan kembali diperbesar secara bertahap.

Komponen202620272028
Rasio ICE vs listrik50%-50%58%-42%60%-40%
Tenaga ICE400 kW (536 bhp)420 kW (563 bhp)450 kW (603 bhp)
Tenaga listrik350 kW300 kW300 kW
Aliran bahan bakarBasisNaik 5%Naik 13%
Kapasitas panen energi350 kW375 kW

400 kW

Melalui perubahan tersebut, FIA berharap mobil dapat mempertahankan performa tinggi lebih konsisten tanpa harus terlalu bergantung pada strategi penghematan energi baterai.

Atasi Masalah Kekurangan Energi

Salah satu kritik utama terhadap konsep mesin terbaru adalah munculnya kondisi yang dikenal sebagai energy starved, yakni saat mobil tidak memiliki cadangan energi listrik yang cukup untuk mempertahankan performa maksimal sepanjang putaran.

Situasi tersebut membuat pembalap kerap melakukan coasting atau mengurangi tekanan pada pedal gas demi menghemat energi untuk sektor berikutnya. Kondisi ini dinilai mengurangi karakter agresif Formula 1 yang selama ini identik dengan kecepatan penuh.

Dengan peningkatan kapasitas pemulihan energi hingga 400 kW pada 2028, FIA berharap tim dapat mengisi ulang energi lebih cepat sehingga pembalap dapat lebih sering memaksimalkan performa mobil.

Peta Persaingan Pabrikan Mesin

Di tengah pembahasan regulasi baru, FIA juga disebut melakukan evaluasi terhadap tingkat performa masing-masing pabrikan mesin.

Berdasarkan informasi yang beredar di paddock, unit tenaga yang digunakan tim Red Bull Racing disebut masih menjadi acuan performa saat ini. Sementara beberapa pabrikan lain memperoleh ruang pengembangan tambahan melalui mekanisme penyeimbangan performa.

PabrikanJatah Upgrade 2026Jatah Upgrade 2027
Red Bull00
Mercedes1 kali1 kali
Ferrari2 kali2 kali
Audi2 kali2 kali
Honda2 kali2 kali

Meski disebut masih tertinggal dari pesaing utama, mesin Honda dikabarkan belum memenuhi ambang batas yang memungkinkan pabrikan tersebut memperoleh dukungan tambahan dari program kompensasi FIA.

Perubahan regulasi yang akan berlangsung hingga 2028 tersebut diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan baru antara efisiensi energi dan karakter balap Formula 1 yang lebih agresif, tanpa menghilangkan target keberlanjutan yang menjadi arah utama olahraga tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |