
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu (kedua kiri), berbicara dalam konpers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (1/7/2026). ANTARA/Donny Aditra
Harianjogja.com, JAKARTA — Kontingen Indonesia mulai mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tim Merah Putih dipastikan akan ambil bagian dalam 32 cabang olahraga (cabor), dengan ratusan atlet yang tengah disiapkan untuk bersaing di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, mengungkapkan keputusan jumlah cabang olahraga yang diikuti merupakan hasil final setelah melalui pembahasan bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengurus cabang olahraga.
“Kami sudah menetapkan cabang olahraga yang akan diikuti dan juga menyiapkan program pembinaan menuju Asian Games 2026,” ujar Todotua dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (1/7/2026)
Sejauh ini, jumlah atlet yang disiapkan mencapai 411 orang. Namun, angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga sekitar 450 atlet. Selain itu, sekitar 150 ofisial juga akan terlibat, sehingga total kontingen Indonesia diperkirakan mencapai 600 orang.
Sejumlah cabang olahraga unggulan yang akan diikuti di antaranya panjat tebing, atletik, dan akuatik. Cabang-cabang ini diharapkan mampu menjadi lumbung prestasi bagi Indonesia di ajang internasional tersebut.
Untuk memastikan kesiapan maksimal, tim CdM telah menggelar pertemuan awal dengan seluruh pengurus cabang olahraga. Koordinasi ini dilakukan guna menyatukan strategi serta memastikan setiap cabor memiliki rencana persiapan yang matang.
Pertemuan lanjutan akan terus digelar secara intensif. Fokus utamanya adalah memantau perkembangan atlet serta memastikan seluruh kebutuhan, mulai dari pelatihan hingga fasilitas pendukung, dapat terpenuhi dengan optimal.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan program bertajuk Road to Asian Games 2026. Program ini difokuskan pada pemusatan latihan di dalam negeri dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia.
“Program ini diharapkan bisa menambah semangat atlet sekaligus memperkuat dukungan bagi ofisial, sejak masa persiapan hingga pelaksanaan pertandingan,” jelas Todotua.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan performa atlet Indonesia di kancah Asia. Dengan persiapan yang lebih terstruktur dan terintegrasi, diharapkan kontingen Merah Putih mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi membanggakan dari Jepang.
Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada September mendatang di Aichi-Nagoya. Ajang ini akan menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kekuatan olahraga nasional sekaligus mengukur hasil pembinaan atlet dalam beberapa tahun terakhir.
Kalau ingin ditambahkan target medali, perbandingan dengan Asian Games sebelumnya, atau analisis peluang cabor unggulan Indonesia, saya bisa lanjutkan versi lebih tajam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































