Dee Lestari Kembali ke Musik, Rilis Album Baru Setelah 18 Tahun

9 hours ago 2

Jumali

Jumali Kamis, 11 Juni 2026 15:47 WIB

Harianjogja.com, JOGJA — Blantika musik Tanah Air kembali dimeriahkan oleh kembalinya musisi sekaligus penulis kenamaan, Dee Lestari, yang resmi meluncurkan album terbarunya pada pertengahan tahun ini.

Karya teranyar bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta yang dilepas ke publik pada tanggal 10 Juni 2026 ini menjadi penawar rindu yang sangat dinanti, mengingat pemilik nama lengkap Dewi Lestari tersebut telah jeda cukup lama dari dunia rekaman.

Sebelum menelurkan album ini, ia sempat melahirkan karya debut berjudul Out of Shell pada 2006 dan disusul oleh Rectoverso dua tahun berselang, tepatnya pada 2008. Selama hampir 18 tahun terakhir, sorotan publik memang lebih banyak tertuju pada kelihaiannya merangkai kata melalui karya sastra populer seperti Supernova, Aroma Karsa, serta Filosofi Kopi.

Berdasarkan keterangan resmi yang berhasil dihimpun, album (Jangan) Jatuh Cinta memuat delapan lagu yang secara mendalam merepresentasikan beragam dinamika maupun pengalaman asmara. Pemilihan tajuk tersebut sengaja dilakukan untuk menggambarkan spektrum emosi manusia yang teramat luas dalam mengarungi sebuah hubungan serta liku-liku kehidupan.

Dalam proses penggarapan album ini, Dee menggandeng sederet musisi lintas generasi untuk memberikan warna musikalitas yang kaya. Salah satu trek yang paling mencuri perhatian adalah lagu berjudul Cuma Satu Nama, di mana ia berduet secara emosional dengan Afgan. Kesan mendalam begitu terasa pada lagu tersebut lantaran liriknya ditulis langsung oleh Dee bersama mendiang suaminya, Reza Gunawan.

Tidak hanya berhenti di situ, proyek musik ini juga melibatkan kolaborator papan atas lain seperti Rendy Pandugo, Teddy Adhitya, Arina Ephipania, hingga kolektif musik Fellow Amateurs yang digawangi oleh Mikha Angelo.

Adapun daftar lagu yang menghiasi album ini terdiri dari (Jangan) Jatuh Cinta, Patah Hati, Kabarku, Hujan Bulan Juni, Jadi Udara, Perahu Kertas, Cuma Satu Nama, dan ditutup oleh Bintang Utara. Trek penutup bertajuk Bintang Utara secara khusus mengangkat tema tentang relasi antara orang tua dan anak, serta proses pembelajaran dalam merelakan atau melepaskan, yang menjadikannya salah satu karya paling reflektif di dalam album tersebut.

Kembalinya Dee Lestari ke panggung musik lewat peluncuran album (Jangan) Jatuh Cinta secara tidak langsung mengukuhkan babak baru dalam perjalanan kreatifnya. Langkah ini diambil seusai bertahun-tahun ia mendedikasikan waktu dan energinya secara penuh di dunia literasi serta penulisan buku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |