Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Ini 5 Fakta Pentingnya

2 hours ago 1

Newswire

Newswire Jum'at, 07 Agustus 2026 07:17 WIB

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Ini 5 Fakta Pentingnya

Dari kiri ke kanan, Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan Taufanto dan Wakil Gubernur URI Yos Sunitiyoso usai memberikan keterangan pers kepada wartawan usai Pelantikan Kepala Badan Gizi Nasional serta Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026)./Bisnis-Akbar Evandio\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur URI pada Rabu (22/7/2026). Lembaga ini dirancang sebagai badan pengelola pendidikan kebangsaan yang berfokus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, terutama untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai badan usaha milik negara (BUMN).

Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, URI memiliki cakupan yang lebih luas karena mengintegrasikan pendidikan, pembinaan, dan penyiapan SDM dalam satu sistem. Berikut sejumlah fakta mengenai Universitas Republik Indonesia.

1. Universitas Republik Indonesia Dibentuk untuk Menyiapkan Calon Pemimpin Bangsa

Universitas Republik Indonesia atau URI merupakan badan pengelola pendidikan kebangsaan yang dibentuk untuk mempersiapkan calon pemimpin bangsa.

Lembaga tersebut memiliki fokus pada pengembangan pendidikan, pembinaan, dan penyiapan sumber daya manusia yang diharapkan mampu mendukung kebutuhan pemerintahan serta badan usaha milik negara (BUMN).

2. URI Memiliki Sejumlah Peran Strategis

URI menjalankan berbagai fungsi dalam sistem pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia nasional.

Perannya meliputi:

  • Memberikan pembinaan dan pelatihan mengenai wawasan kebangsaan.
  • Menyelaraskan pendidikan unggulan dalam satu sistem yang berkesinambungan.
  • Menjalankan dan mengawasi pengelolaan Sekolah Garuda melalui Badan Pengelola Sekolah Unggulan.
  • Mengawasi pendidikan di jenjang perguruan tinggi melalui Badan Pengelola Perguruan Tinggi.
  • Menyiapkan kemampuan ASN dan pegawai BUMN melalui Lembaga Administrasi Negara.

Melalui sistem tersebut, URI dirancang untuk memastikan lulusan SMA terbaik maupun lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan dan BUMN.

3. Kampus Pertama Dibangun di Bogor

Pembangunan kampus pertama Universitas Republik Indonesia direncanakan berada di bekas lahan perkebunan sawit milik PTPN di Bogor.

Dalam pengembangannya, URI ditargetkan memiliki 10 kampus sebagai bagian dari sistem pendidikan terintegrasi yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia unggul.

4. URI Dipimpin Seorang Gubernur

Universitas Republik Indonesia dipimpin oleh seorang gubernur karena lembaga tersebut mengintegrasikan berbagai institusi, bukan hanya perguruan tinggi.

Dengan struktur tersebut, URI memiliki ruang lingkup yang mencakup pendidikan, pembinaan, serta penyiapan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan dan BUMN.

Gubernur URI Donny Ermawan menjelaskan bahwa seluruh fungsi lembaga tersebut berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.

"Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan. Baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN."

5. Konsep URI Terinspirasi dari Prancis

Universitas Republik Indonesia mengadopsi konsep dari Institut National du Service Public (INSP) di Prancis.

Model tersebut kemudian dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan Indonesia, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus wawasan kebangsaan untuk mengisi kebutuhan pemerintahan maupun BUMN.

Meski kampus utamanya masih dalam tahap pembangunan, per 22 Juli 2026 URI telah memiliki 399 pegawai baru BUMN.

Kemendikti Saintek Pastikan Fungsi Tetap Berjalan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan pembentukan Universitas Republik Indonesia tidak mengubah fungsi maupun kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Menurut Brian, URI diproyeksikan sebagai program afirmasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang nantinya ditempatkan pada sektor-sektor strategis nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa isu mengenai URI tidak menjadi pembahasan dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (23/7/2026).

"URI tadi enggak dibahas. Fungsi kita tidak berubah ya, semuanya, tidak ada. Jadi mungkin nanti dalam waktu dekat Pak Gubernur URI akan lebih menjelaskan lagi bagaimana peran dan posisinya," kata Brian kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026).

Brian juga meluruskan anggapan bahwa URI akan menjadi lembaga yang membawahi seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

"Bukan berarti URI itu membawahi seluruh kampus-kampus, tidak begitu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |