
Pelaksanaan Seleksi Mandiri Ujian Tertulis (SMUT) Universitas Tidar (Untidar) 2026 resmi digelar pada akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (13-14 Juni 2026). Ist.
Harianjogja.com, MAGELANG— Pelaksanaan Seleksi Mandiri Ujian Tertulis (SMUT) Universitas Tidar (Untidar) 2026 resmi digelar pada akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (13-14 Juni 2026). Sebanyak 1.842 peserta dijadwalkan mengikuti ujian berbasis komputer yang berlangsung di dua lokasi, yakni Kampus Sidotopo dan Kampus Tuguran.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Untidar, Prof. Suyitno, menjelaskan bahwa pelaksanaan SMUT tahun ini dibagi dalam lima sesi ujian. Tiga sesi digelar pada hari pertama, sementara dua sesi lainnya berlangsung pada hari kedua.
“Setiap sesi diikuti 418 peserta, disesuaikan dengan kapasitas perangkat komputer yang tersedia,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (13/6/2026).
Pada hari pertama, tercatat sebanyak 1.214 peserta hadir dari total 1.254 peserta yang dijadwalkan. Artinya, ada 40 peserta yang tidak mengikuti ujian. Sementara pelaksanaan hari kedua masih berlangsung sesuai jadwal.
Dari sisi sebaran peserta, data menunjukkan komposisi yang cukup berimbang. Sebanyak 956 peserta berasal dari wilayah Magelang Raya, sedangkan 886 lainnya datang dari luar daerah. Adapun lima besar provinsi asal peserta didominasi Jawa Tengah, diikuti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.
Menariknya, minat calon mahasiswa terhadap program studi (prodi) tertentu juga terlihat jelas. Koordinator Pelaksana SMUT Untidar 2026, Dr. Sigit Mujiarto, menyebutkan bahwa Program Studi S1 Manajemen menjadi pilihan paling diminati. Di bawahnya, terdapat S1 Ilmu Komunikasi, S1 Administrasi Negara, S1 Pariwisata, dan S1 Hukum.
“Tahun ini peserta diberi kesempatan memilih hingga empat prodi, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya dua. Skema ini mirip dengan UTBK-SNBT untuk memperbesar peluang lolos,” jelasnya.
Selain SMUT, Untidar juga membuka berbagai jalur seleksi mandiri lainnya, seperti Seleksi Mandiri Jalur Prestasi, Jalur Kerja Sama Sekolah, hingga jalur kerja sama dengan dunia usaha dan industri. Biaya pendaftaran masing-masing jalur sebesar Rp250.000 dan peserta diperbolehkan mengikuti lebih dari satu jalur.
Pengumuman hasil SMUT sendiri dijadwalkan pada 30 Juni 2026. Jika masih terdapat sisa kuota, Untidar akan membuka jalur tambahan berupa Seleksi Mandiri One Day Service (SMODS) sebagai tahap akhir penerimaan mahasiswa baru.
“SMODS menjadi upaya optimalisasi daya tampung. Nantinya hanya prodi yang masih memiliki kuota yang akan ditawarkan,” tambah Prof. Suyitno.
Untidar juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi lain di wilayah Magelang dan sekitarnya untuk turut mempromosikan penerimaan mahasiswa baru selama pelaksanaan SMUT.
Dengan tingginya minat peserta dan beragam jalur seleksi yang tersedia, SMUT Untidar 2026 menjadi salah satu pintu penting bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di wilayah Kedu Raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































