Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazzurri menang dramatis 3/2 setelah sempat tertinggal dua gol.
Harianjogja.com, JAKARTA — Inter Milan kembali menunjukkan mentalitas khas mereka saat membalikkan keadaan dan menyingkirkan Como 1907 pada semifinal Coppa Italia 2025/2026. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazzurri menang dramatis 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyebut keberhasilan timnya tak lepas dari karakter “Pazza Inter”, julukan yang menggambarkan permainan naik-turun namun kerap berakhir dengan kemenangan dramatis.
Dalam laga tersebut, Como sempat unggul lebih dulu lewat gol Martin Baturina pada menit ke-32 dan Lucas Da Cunha pada awal babak kedua. Namun, perubahan strategi setelah masuknya Petar Sucic menjadi titik balik bagi Inter.
Gelandang asal Kroasia itu memberikan dua assist kepada Hakan Calhanoglu yang mencetak dua gol penyeimbang. Tak berhenti di situ, Sucic kemudian mencetak gol kemenangan pada menit ke-89, memastikan Inter melaju ke final.
Ini menjadi kali kedua dalam kurun 10 hari Inter mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan lawan yang sama. Chivu pun menilai situasi tersebut hanya bisa dilakukan oleh tim dengan mentalitas kuat seperti Inter.
Kemenangan ini membuka peluang Inter meraih gelar ganda musim ini. Di kompetisi Serie A, mereka juga tengah kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan signifikan.
Secara historis, Inter pernah meraih gelar liga dan Coppa Italia secara bersamaan pada musim 2009/2010 di bawah asuhan Jose Mourinho, bahkan saat itu mereka meraih treble. Menariknya, Chivu merupakan bagian dari skuad bersejarah tersebut sebagai pemain.
Meski demikian, Chivu memilih merendah dan menegaskan fokusnya hanya memberikan yang terbaik untuk tim.
Di sisi lain, pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui timnya belum berada di level Inter, meski mampu memberikan perlawanan sengit. Ia menilai anak asuhnya masih perlu meningkatkan ketajaman di kedua area penalti.
Kekalahan ini memastikan Como gagal melaju ke final dengan agregat 2-3. Meski begitu, performa mereka musim ini tetap patut diapresiasi, mengingat klub tersebut baru bangkit dari keterpurukan beberapa tahun lalu.
Kini, Como akan kembali fokus ke Serie A untuk menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan, sementara Inter bersiap menghadapi final Coppa Italia dengan kepercayaan diri tinggi.
Kata Kunci:
Inter Milan vs Como, Coppa Italia 2026, Cristian Chivu, Pazza Inter, hasil Inter Milan, Harian Jogja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































