Penyebab Layanan AI Down Bersamaan Masih Diselidiki

3 hours ago 1

Jumali

Jumali Jum'at, 04 September 2026 10:17 WIB

Penyebab Layanan AI Down Bersamaan Masih Diselidiki

Chat GPT - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah platform kecerdasan buatan (AI) populer mengalami gangguan hampir bersamaan pada Kamis (3/9/2026) malam. Layanan yang terdampak antara lain ChatGPT, Claude, Grok, hingga Gemini.

Gangguan tersebut dilaporkan terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, India, dan sejumlah wilayah lainnya. Banyak pengguna mengeluhkan tidak dapat mengakses chatbot AI atau mengalami respons yang sangat lambat.

Berdasarkan laporan pengguna di berbagai platform pemantauan layanan digital, gangguan berlangsung sekitar 90 menit sebelum sebagian besar layanan kembali pulih secara bertahap.

Insiden ini langsung menjadi perhatian karena melibatkan beberapa perusahaan AI terbesar dunia dalam waktu yang hampir bersamaan.

OpenAI, Anthropic dan xAI Akui Gangguan

Menanggapi keluhan pengguna, OpenAI mengonfirmasi bahwa pihaknya mengetahui adanya gangguan pada layanan dan tengah melakukan investigasi untuk mencari penyebab masalah tersebut.

Anthropic, perusahaan pengembang Claude, juga mengeluarkan pernyataan serupa. Perusahaan menyebut telah mengidentifikasi penyebab meningkatnya tingkat kesalahan pada sejumlah model AI mereka, termasuk Claude Mythos 5.1, Claude Fable 5.1, dan Claude Opus 5.

Anthropic menambahkan tim teknis terus bekerja untuk memulihkan stabilitas layanan dan memastikan pengguna dapat kembali mengakses platform secara normal.

Sementara itu, xAI melalui platform X mengakui bahwa Grok mengalami gangguan layanan. Perusahaan menyatakan sedang melakukan pemulihan dan berupaya mengembalikan seluruh fungsi chatbot secepat mungkin.

Gangguan yang terjadi secara hampir bersamaan memicu berbagai spekulasi di kalangan pengguna dan pelaku industri teknologi mengenai kemungkinan penyebab di balik insiden tersebut.

Spekulasi Serangan Siber Muncul

Di tengah proses investigasi yang masih berlangsung, pendiri Cardano, Charles Hoskinson, ikut memberikan pandangannya mengenai gangguan massal tersebut.

Hoskinson menilai ada kemungkinan insiden itu berkaitan dengan serangan yang dilakukan oleh suatu negara. Ia juga menyoroti ketergantungan sejumlah perusahaan AI terhadap infrastruktur komputasi berbasis chip Nvidia.

"Kelihatannya ada negara yang menjatuhkan Claude, ChatGPT, dan Grok," kata Hoskinson seperti dikutip BeInCrypto.

Menurut Hoskinson, sebagian besar perusahaan AI besar menggunakan perangkat keras Nvidia untuk menjalankan model AI mereka. Berbeda dengan Google yang mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) miliknya sendiri.

"Mereka semua menggunakan chip Nvidia, Google tidak," ujar Hoskinson saat menanggapi diskusi pengguna media sosial.

Namun demikian, hingga saat ini tidak ada bukti teknis maupun pernyataan resmi dari perusahaan-perusahaan terkait yang mengonfirmasi dugaan tersebut.

Karena itu, pernyataan Hoskinson masih sebatas opini pribadi dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab gangguan.

Gemini Juga Ikut Terdampak

Meski disebut memiliki infrastruktur berbeda, Gemini milik Google juga dilaporkan mengalami gangguan pada periode yang hampir bersamaan.

Laporan dari berbagai negara menunjukkan sebagian pengguna mengalami kesulitan mengakses chatbot AI tersebut. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa masalah yang terjadi mungkin tidak hanya berkaitan dengan satu penyedia teknologi tertentu.

Hingga Jumat (4/9/2026), sebagian besar layanan AI yang terdampak telah kembali beroperasi. Namun perusahaan-perusahaan terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab gangguan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Insiden ini sekaligus menunjukkan besarnya ketergantungan pengguna global terhadap layanan AI generatif. Ketika platform-platform tersebut mengalami gangguan dalam waktu singkat, dampaknya langsung dirasakan jutaan pengguna di berbagai negara, mulai dari kebutuhan pekerjaan, pendidikan, hingga aktivitas bisnis digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |