Longsor PLTA Upper Cisokan, PLN hentikan proyek sementara, BPBD lakukan penanganan di lokasi. - Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Proyek PLTA Upper Cisokan di Jawa Barat dihentikan sementara setelah terjadi longsor akibat hujan deras. PLN memastikan tidak ada korban jiwa, sementara tim teknis dan BPBD melakukan penanganan lanjutan.
PT PLN (Persero) melalui PLN UIP Jawa Bagian Tengah mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara seluruh aktivitas proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat. Keputusan ini diambil menyusul terjadinya longsor di area proyek yang dipicu oleh curah hujan tinggi.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Ferdyan Hijrah Kusuma, menjelaskan bahwa penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari langkah mitigasi awal untuk menjamin keselamatan di lokasi terdampak.
“Benar, telah terjadi longsor akibat curah hujan tinggi. Sebagai langkah tindak lanjut, area tersebut beserta lokasi yang berpotensi longsor telah kami sterilkan dan juga menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan,” ujarnya di Bandung Barat, Sabtu.
Ia menambahkan, saat ini tim teknis PLN tengah melakukan peninjauan langsung di lapangan guna memetakan kondisi struktur tanah serta memastikan tingkat keamanan sebelum proyek kembali dilanjutkan.
Selain penghentian aktivitas, PLN juga langsung melakukan pengamanan dengan mensterilkan area sekitar titik longsor untuk mencegah risiko lanjutan.
Ferdyan memastikan bahwa saat peristiwa terjadi tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi terdampak, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan terhadap pekerja.
“Saat terjadinya longsor tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi tersebut dan tidak ada korban jiwa atas bencana ini,” tambahnya.
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Bandung Barat turut bergerak cepat dengan mengerahkan tim ke lokasi sebagai bagian dari penanganan pascabencana.
Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabbudin, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Rongga untuk memastikan kondisi di lapangan, termasuk memastikan tidak adanya korban jiwa.
“Kami juga dari BPBD akan menerjunkan anggota Sabtu hari ini guna penanganan di lokasi,” ujarnya.
Selanjutnya, BPBD bersama unsur terkait akan melakukan pendataan sekaligus pemetaan potensi kerawanan di sekitar proyek. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.
Sebagai informasi, proyek PLTA Upper Cisokan merupakan pembangkit listrik tenaga air tipe pumped storage yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat.
Proyek strategis ini memiliki kapasitas terpasang sekitar 1.040 MW dengan empat unit turbin masing-masing berdaya 260 MW, yang dirancang untuk menyimpan sekaligus menghasilkan energi listrik melalui sistem dua waduk pada elevasi berbeda, yakni waduk atas dan bawah, seiring upaya penguatan pasokan listrik nasional dari energi terbarukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara


















































