Libur Sekolah 2026, Menpar Cek Kesiapan Prambanan dan Tugu Jogja

8 hours ago 5

Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung kesiapan destinasi wisata dan fasilitas transportasi di Candi Prambanan serta Stasiun Tugu Yogyakarta menjelang libur sekolah 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan bagi wisatawan dan pengguna transportasi berjalan aman, nyaman, dan lancar selama periode peningkatan kunjungan.

Kesiapan sektor pariwisata menjadi perhatian penting seiring meningkatnya potensi pergerakan wisatawan pada musim liburan sekolah. Karena itu, aspek keamanan dan kenyamanan menjadi fokus utama dalam pengelolaan destinasi wisata, transportasi, hingga layanan pendukung lainnya.

"Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Widiyanti menjelaskan kunjungan kerja yang dilakukan di Yogyakarta pada Sabtu (30/5/2026) bertujuan memastikan seluruh fasilitas dan layanan siap menghadapi lonjakan wisatawan selama masa libur sekolah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kawasan Candi Prambanan terpantau dalam kondisi kondusif dan mulai ramai dikunjungi wisatawan. Situasi tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi pergerakan wisatawan menjelang puncak musim liburan.

Dalam kesempatan itu, Menpar juga meninjau layanan penjemputan buggy yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung di kawasan Candi Prambanan. Selain itu, ia mengunjungi Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma yang direncanakan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan rangkaian Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Setelah dari kawasan Candi Prambanan, peninjauan dilanjutkan ke Stasiun Tugu Yogyakarta yang merupakan salah satu simpul transportasi utama kereta api di Pulau Jawa sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Yogyakarta.

Di stasiun tersebut, Widiyanti mengevaluasi berbagai fasilitas layanan yang tersedia, termasuk penerapan sistem face recognition pada pintu masuk yang berfungsi mempercepat proses boarding penumpang.

Selain itu, dia juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), area bermain anak (playground), klinik kesehatan, hingga ruang laktasi.

Menpar turut memberikan apresiasi terhadap kehadiran etalase produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang difasilitasi KAI Wisata. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan transportasi.

“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi [TWC] dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.

Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode puncak kunjungan wisata, PT KAI telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian kereta, serta penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional.

Dalam menyambut libur sekolah, Kementerian Pariwisata juga mendorong masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”.

Melalui kampanye tersebut, masyarakat ditawarkan berbagai pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga modern, mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman wisata budaya dan kuliner lokal.

Kementerian Pariwisata juga menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tersedia melalui Indonesia.travel. Platform tersebut dirancang untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta beragam ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.

Destinasi unggulan Indonesia turut diperkenalkan sebagai pilihan liburan keluarga, mulai dari Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, hingga beragam destinasi menarik lainnya di berbagai daerah.

Melalui kampanye “Liburan Cara Baru”, Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat menjadikan momentum libur sekolah sebagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman baru, mempererat kebersamaan keluarga, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya serta keindahan alam Indonesia melalui berbagai destinasi wisata unggulan yang tersebar di seluruh daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |