600 Besek Daging Kurban Dibagikan untuk Warga Banguntapan di Iduladha

5 hours ago 4

600 Besek Daging Kurban Dibagikan untuk Warga Banguntapan di Iduladha

Wakil Ketua DPRD Bantul Titis Ajeng Ganis Mareti (jilbab coklat) didampingi Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta memberikan daging kurban kepada seluruh Paguyuban Pandu di Kapanewon Banguntapan, Jumat (29/5). Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 600 besek daging kurban disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kapanewon Banguntapan, Bantul, pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Program pembagian daging kurban ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran daging kurban dilakukan melalui Paguyuban Pandu se-Kapanewon Banguntapan dan dipusatkan di Kantor Kapanewon Banguntapan, Jumat (29/5/2026). Daging yang dibagikan berasal dari hewan kurban yang disumbangkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Wakil Ketua DPRD Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti.

Wakil Ketua DPRD Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata semangat berbagi kepada masyarakat pada perayaan Hari Raya Iduladha.

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ibadah kurban tidak hanya mengandung makna spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Juga, terkandung makna sosial. Kurban merupakan bentuk empati, membantu sesama dengan wujud pembagian daging,” ujar Titis melalui rilis yang diterima, Minggu (31/5/2026).

Dia menjelaskan nilai utama dalam ibadah kurban adalah menumbuhkan rasa empati serta kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Karena itu, pembagian daging kurban diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah warga.

Menurut Titis, semangat berbagi yang lahir dari ibadah kurban menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat.

Melalui distribusi daging kurban tersebut, warga yang menerima manfaat diharapkan dapat ikut merasakan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bersama keluarga mereka.

“Harapannya daging kurban yang dibagikan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat penerima. Iduladha adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat rasa kepedulian sosial,” katanya.

Sebanyak 600 besek daging kurban kemudian didistribusikan kepada para penerima yang sebelumnya telah didata. Proses penyaluran dilakukan secara tertib dengan melibatkan berbagai unsur di tingkat kapanewon guna memastikan bantuan sampai kepada warga yang berhak menerima.

Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat budaya gotong royong yang selama ini tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Banguntapan.

Titis menambahkan, makna kurban seharusnya tidak berhenti pada proses penyembelihan hewan semata. Lebih dari itu, ibadah kurban mengandung pelajaran tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah kurban mengajarkan kita untuk berbagi dan merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Nilai inilah yang perlu terus dijaga dan ditumbuhkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembagian 600 besek daging kurban tersebut, masyarakat penerima manfaat di berbagai wilayah Kapanewon Banguntapan diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |