Investor Jepang Lirik Semin, Gunungkidul Siapkan Lahan Industri

4 hours ago 3

Investor Jepang Lirik Semin, Gunungkidul Siapkan Lahan Industri

Sejumlah kendaraan lewat di gapura perbatasan di Kalurahan Candirejo, Semin. Kamis (2/2/2023)/ Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peluang masuknya investasi asing ke Gunungkidul kembali terbuka. Kali ini, investor asal Jepang dikabarkan menunjukkan minat untuk membangun pabrik kerajinan kulit di wilayah DIY, dengan kawasan industri Semin menjadi salah satu lokasi yang disiapkan untuk mendukung rencana tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan siap memberikan dukungan dan memfasilitasi kebutuhan investasi apabila rencana itu berlanjut ke tahap realisasi. Sebagai bentuk kesiapan, lahan seluas dua hektare di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Semin telah disiapkan untuk menampung pengembangan industri yang direncanakan investor tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, menjelaskan komunikasi awal terkait peluang investasi ini difasilitasi Pemerintah DIY melalui DPMPTSP DIY. Dalam proses penjajakan tersebut, DPMPTSP Gunungkidul diminta menyusun paparan mengenai potensi investasi dan kesiapan daerah dalam menerima investor asing.

Menurut Aldian, hingga saat ini prosesnya masih berada pada tahap eksplorasi dan pengenalan potensi daerah. Investor Jepang tersebut masih mempelajari berbagai aspek yang dianggap penting sebelum mengambil keputusan untuk menanamkan modal.

“Mereka ingin mengetahui kondisi investasi di Gunungkidul secara menyeluruh, mulai dari akses menuju pelabuhan, kemudahan distribusi, hingga ketersediaan tenaga kerja yang dapat mendukung operasional industri,” kata Aldian, Kamis (8/7/2026).

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul itu menegaskan pemerintah daerah menyambut positif ketertarikan tersebut. Kehadiran industri baru dinilai berpotensi memperkuat sektor manufaktur sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab telah mengarahkan calon investasi tersebut ke kawasan industri Semin yang memang dipersiapkan untuk pengembangan kegiatan industri. Lokasi tersebut berada di Padukuhan Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin.

“Pada prinsipnya kami terbuka terhadap investor yang ingin menanamkan modal di Gunungkidul. Kami sudah menyiapkan lokasi yang memungkinkan untuk mendukung rencana investasi tersebut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Gunungkidul, Mugiyanto. Ia mengatakan pemerintah daerah bersama Pemerintah DIY telah memfasilitasi presentasi potensi investasi kepada calon investor asal Jepang.

Paparan tersebut melibatkan DPMPTSP DIY dan Dinas Perindustrian DIY dengan harapan mampu memberikan gambaran lengkap mengenai peluang bisnis yang tersedia di Gunungkidul. Meski belum ada tindak lanjut resmi setelah presentasi dilakukan, pemerintah tetap optimistis peluang investasi tersebut masih terbuka.

Menurut Mugiyanto, ketersediaan lahan tidak menjadi kendala karena area seluas dua hektare telah disiapkan sejak awal untuk mendukung kebutuhan industri yang direncanakan.

“Kami berharap investor tersebut semakin yakin dan tertarik merealisasikan pembangunan pabrik kerajinan kulit di Gunungkidul,” katanya.

Di tengah proses penjajakan investasi asing tersebut, tren investasi di Gunungkidul menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Data DPMPTSP mencatat realisasi investasi hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp394.047.185.513.

Dari total nilai investasi tersebut, kontribusi terbesar masih berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp222.232.667.921. Adapun Penanaman Modal Asing (PMA) yang telah masuk ke Gunungkidul hingga periode yang sama tercatat sebesar Rp171.814.517.592.

Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa iklim investasi di Gunungkidul terus tumbuh. Jika ketertarikan investor Jepang dapat berlanjut menjadi realisasi pembangunan pabrik, keberadaan industri kerajinan kulit berpotensi menambah nilai investasi daerah sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi warga setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |