Jumali Kamis, 28 Mei 2026 19:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Liga Indonesia mencatat lonjakan signifikan dalam ranking kompetisi klub Asia versi Asian Football Confederation (AFC). Kompetisi domestik naik lima peringkat dari posisi 25 menjadi peringkat 20 Asia dengan raihan 27.299 poin.
Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola nasional di level Asia. Meski demikian, posisi Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, hingga Thailand.
Malaysia berada di peringkat 11 Asia dengan 45.184 poin, sementara Singapura menempati posisi 14 dengan 38.894 poin. Vietnam berada di posisi 15 dengan 38.020 poin, sedangkan Kamboja ada di urutan 19 dengan 27.850 poin.
Adapun Thailand masih menjadi kekuatan terbesar Asia Tenggara dengan duduk di posisi ketujuh Asia dan mengoleksi 62.846 poin.
Arab Saudi Masih Dominasi Asia
Di level Asia, Liga Arab Saudi masih menjadi kompetisi terbaik dengan raihan 132.545 poin. Posisi berikutnya ditempati Jepang dan Korea Selatan yang terus mendominasi kompetisi antarklub Asia dalam beberapa musim terakhir.
Berikut 10 besar ranking kompetisi klub Asia:
- Arab Saudi – 132.545
- Jepang – 120.410
- Korea Selatan – 87.334
- Uni Emirat Arab – 79.470
- Iran – 71.449
- Qatar – 69.347
- Thailand – 62.846
- China PR – 49.483
- Australia – 49.178
- Uzbekistan – 47.251
Persib dan Dewa United Jadi Penyumbang Poin
Kenaikan ranking Indonesia tidak lepas dari performa klub-klub Tanah Air di kompetisi Asia musim ini.
Persib Bandung menjadi penyumbang poin terbesar setelah berhasil melaju hingga babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2). Penampilan Maung Bandung memberi tambahan poin penting bagi Indonesia.
Selain Persib, Dewa United FC juga berkontribusi besar usai menembus babak perempat final AFC Challenge League.
Kiprah kedua klub tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kompetisi domestik mulai mampu melahirkan tim yang kompetitif di level Asia.
Peluang Indonesia Naik Lagi
Peluang Indonesia memperbaiki posisi ranking musim depan masih terbuka. Persib Bandung dipastikan kembali tampil di ACL 2 setelah menjadi juara Super League 2025/2026.
Sementara itu, Borneo FC akan mewakili Indonesia di AFC Challenge League musim depan.
Jika klub-klub Indonesia mampu menjaga konsistensi prestasi di level Asia, peluang untuk menyalip Kamboja yang hanya unggul tipis semakin terbuka. Indonesia juga berpotensi mendekati Vietnam dan Singapura dalam beberapa musim mendatang.
Dampak bagi Sepak Bola Indonesia
Kenaikan ranking AFC bukan hanya soal gengsi. Semakin tinggi peringkat liga, semakin besar peluang klub Indonesia mendapatkan slot kompetisi Asia yang lebih baik.
Artinya, klub Indonesia berpotensi mendapat lebih banyak wakil di turnamen Asia dan menghadapi lawan dengan level kompetitif lebih tinggi.
Dukungan suporter dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan sepak bola nasional. Musim depan, perhatian publik kembali tertuju pada perjuangan Persib Bandung dan Borneo FC membawa nama Indonesia di kompetisi Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































