Uni Eropa Bergantung ke China untuk Bahan Baku Utama Industri

10 hours ago 5

Uni Eropa Bergantung ke China untuk Bahan Baku Utama Industri Foto ilustrasi impor dan eksport. / Freepik

Harianjogja.com, MOSKWA—Ketergantungan Uni Eropa terhadap bahan baku strategis dari China disebut hampir mencapai titik penuh, memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan ekonomi di tengah transisi industri global.

Wakil Presiden Eksekutif Komisi Uni Eropa untuk Kemakmuran dan Strategi Industri, Stéphane Séjourné, mengungkapkan bahwa terdapat 17 bahan baku utama yang hampir sepenuhnya bergantung pada China.

Ia menilai kondisi tersebut berisiko tinggi, terutama ketika Uni Eropa tengah beralih menuju ekonomi yang semakin terdigitalisasi dan membutuhkan pasokan bahan mentah yang stabil.

Untuk mengurangi ketergantungan, Uni Eropa menargetkan tingkat ketergantungan pada satu negara ditekan hingga di bawah 60 persen. Langkah ini akan dilakukan melalui pengembangan sektor pertambangan dan pengolahan bahan baku di kawasan Eropa serta diversifikasi sumber pasokan.

Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan. Séjourné menyebut China kerap menurunkan harga secara agresif sehingga membuat investasi di Eropa menjadi kurang kompetitif dan menghambat strategi kemandirian bahan baku.

Sebagai bagian dari solusi, Uni Eropa mempertimbangkan kerja sama dengan negara mitra seperti Jepang dan Korea Selatan untuk memperluas rantai pasok.

Blok tersebut juga berencana mempercepat implementasi strategi ini dalam 12 bulan ke depan dengan mengalokasikan dana sekitar 3 miliar euro atau setara Rp60 triliun.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Uni Eropa dalam memperkuat ketahanan industri dan mengurangi risiko dari ketergantungan eksternal di sektor bahan baku kritis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |