TikTok Bebas Iklan Resmi Meluncur, Segini Biayanya

6 hours ago 4

Jumali

Jumali Selasa, 12 Mei 2026 11:27 WIB

Harianjogja.com, JAKARTA—Pengguna TikTok di Inggris kini bisa menikmati pengalaman menonton video tanpa gangguan iklan setelah TikTok resmi meluncurkan paket langganan bebas iklan dengan harga 3,99 pound sterling atau sekitar Rp95.000 per bulan. Layanan ini sekaligus menjadi opsi baru bagi pengguna yang ingin menjaga privasi data mereka dari kepentingan pemasaran digital.

Peluncuran layanan baru ini langsung menarik perhatian karena bukan hanya menghapus iklan saat scrolling video, tetapi juga memastikan data pribadi pelanggan tidak dipakai untuk kebutuhan personalisasi iklan. Hingga kini, TikTok belum memastikan kapan fitur tersebut tersedia di Indonesia maupun negara lain di luar Inggris.

Direktur Pelaksana TikTok Inggris, Kris Boger, menyebut layanan premium tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pengguna.

“Pertumbuhan bisnis dan kenyamanan komunitas dapat berjalan beriringan. Kami ingin memberi opsi bagi pengguna yang menginginkan pengalaman tanpa iklan dan perlindungan data lebih baik,” ujarnya seperti dikutip dari TechCrunch.

Meski demikian, TikTok tetap mempertahankan layanan gratis seperti biasa. Pengguna non-berlangganan masih dapat menikmati seluruh konten, namun tetap akan menerima iklan yang dipersonalisasi berdasarkan aktivitas dan minat mereka di platform.

Langkah TikTok menghadirkan paket bebas iklan di Inggris dinilai berkaitan erat dengan regulasi perlindungan data di kawasan Eropa. Aturan General Data Protection Regulation (GDPR) membatasi perusahaan teknologi dalam mengumpulkan serta memanfaatkan data pribadi pengguna untuk kepentingan iklan tanpa persetujuan yang jelas.

Dengan skema berlangganan ini, TikTok menawarkan alternatif bagi pengguna yang ingin menikmati platform tanpa harus membagikan data perilaku mereka untuk kebutuhan pemasaran digital.

TikTok sebenarnya sudah mulai menguji konsep layanan bebas iklan sejak 2023. Namun, baru pada 2026 perusahaan resmi meluncurkannya secara komersial untuk pasar Inggris.

TikTok juga bukan platform pertama yang menawarkan pengalaman premium tanpa iklan. Meta sebelumnya telah menghadirkan paket bebas iklan untuk Facebook dan Instagram di Eropa serta Inggris dengan tarif mulai 9,99 pound sterling per bulan untuk pengguna web.

Sementara itu, X Premium menawarkan fitur tambahan seperti edit postingan, unggahan video lebih panjang, prioritas komentar, dan centang verifikasi dengan biaya mulai US$3 hingga US$16 per bulan.

Platform lain seperti  Snapchat jugamemiliki layanan Snapchat+ dengan harga sekitar US$3,99 per bulan. Meski iklan tidak sepenuhnya hilang, pengguna memperoleh akses fitur eksperimental lebih awal dan fitur eksklusif lainnya.

Di Indonesia, YouTube Premium masih menjadi salah satu layanan bebas iklan paling populer. Paket individu dibanderol mulai Rp59.000 per bulan dengan fitur bebas iklan, pemutaran background, unduhan offline, dan akses YouTube Music Premium.

Adapun Telegram Premium menawarkan kecepatan unduhan lebih tinggi, kapasitas upload file lebih besar, stiker eksklusif, hingga fitur konversi suara ke teks dengan harga sekitar Rp70.000 per bulan di Indonesia.

Belum ada kepastian apakah layanan bebas iklan TikTok akan segera hadir di Indonesia. Namun, melihat tren global serta makin ketatnya aturan perlindungan data di berbagai negara, peluang ekspansi layanan tersebut ke pasar lain dinilai cukup besar dalam beberapa tahun mendatang.

Bagi pengguna yang merasa terganggu dengan banyaknya iklan saat menggunakan TikTok, layanan premium ini berpotensi menjadi opsi menarik jika nantinya resmi masuk ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |