Taruna Akpol Ditemukan Terluka dan Meninggal, Polisi Dalami Penyebab

9 hours ago 2

Taruna Akpol Ditemukan Terluka dan Meninggal, Polisi Dalami Penyebab

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto. ANTARA/I.C. Senjaya\r\n

Harianjogja.com, SEMARANG—Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berinisial AMM yang ditemukan dalam kondisi terluka di kompleks lembaga pendidikan tersebut pada Kamis (30/7/2026) malam.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto membenarkan peristiwa tersebut. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan terluka, namun nyawanya tidak tertolong.

"Ditemukan dalam kondisi luka, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong," katanya di Semarang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Yuliyanto, jenazah taruna asal daerah pengiriman Polda Papua Barat itu disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang sebelum diserahkan kepada keluarga. Pihak keluarga juga telah menerima pemberitahuan terkait peristiwa tersebut dan menganggapnya sebagai musibah.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, jenazah AMM akan dipulangkan ke Makassar untuk dimakamkan oleh keluarga.

Saat ini, petugas telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah pihak yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut. Kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung sehingga belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.

Terkait kronologi pasti maupun dugaan korban terjatuh, dijatuhkan, atau menjatuhkan diri, Yuliyanto mengatakan penyidik masih mendalami berbagai keterangan di lapangan.

"[Terjatuh?] Belum bisa disimpulkan. Petugas kami, sedang lakukan penyelidikan, menggali keterangan temannya, yang menemukan, dan yang interaksi dengan korban sebelumnya," ucapnya.

Kepolisian juga belum dapat memastikan apakah penyebab kematian korban murni akibat benturan keras karena jatuh. Keterangan resmi dari pihak medis masih ditunggu untuk melengkapi proses penyelidikan.

"Itu perlu pemeriksaan mendalam medis. Kami belum dapatkan keterangan dokter yang menangani," imbuhnya.

Mengenai kronologi sebelum korban ditemukan jatuh, Yuliyanto belum menjelaskan secara rinci. Ia hanya menyampaikan bahwa petugas segera mengevakuasi AMM ke Rumah Sakit Akpol setelah ditemukan.

"Namun, tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, sedang dilakukan pemulasaraan untuk nantinya dibawa dan dimakamkan keluarganya di Makasar," katanya.

AMM sebelumnya dijadwalkan mengikuti latihan integrasi di Magelang bersama taruna Akademi Militer dan Akademi Angkatan Udara. 

"Korban ini sebenarnya dalam rangka persiapan untuk melaksanakan latihan integrasi yang ada di Magelang. Baru mau dilatih atau baru mau pendidikan integrasi. (Siswa baru?) Iya, baru," jelasnya.

"Jadi, mereka baru dibuka pendidikan minggu ini di Akpol. Kemudian setelah ini mereka akan bergabung dengan teman-temannya Taruna TNI yang ada di Magelang," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |