Lagu Korea Utara Keliru Diputar di Laga Hoki, Panitia Asian Games Minta Maaf

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Sabtu, 19 September 2026 18:17 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Panitia penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyampaikan permintaan maaf resmi kepada delegasi Korea Selatan setelah lagu kebangsaan Korea Utara keliru diputar sebelum pertandingan hoki putra melawan Bangladesh.

Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan (KSOC) mengatakan dua pejabat panitia mendatangi kantor delegasi Korea Selatan sekitar pukul 21.00 waktu setempat pada Jumat (18/9/2026). Salah satu pejabat yang hadir merupakan direktur yang bertanggung jawab menangani negara-negara peserta.

Menurut KSOC, insiden terjadi sebelum pertandingan Grup A di Gifu Prefectural Green Stadium, Jepang. Saat para pemain Korea Selatan berdiri menghadap bendera nasional untuk mengikuti seremoni lagu kebangsaan, lagu Korea Utara justru terdengar melalui pengeras suara stadion.

Sejumlah pemain tampak kebingungan. Penyiar stadion kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan tersebut. Lagu kebangsaan Korea Selatan akhirnya diperdengarkan setelah lagu Bangladesh, tetapi tidak dalam urutan seremoni yang semestinya. Lagu itu baru dimainkan ketika kedua tim sedang menjalani prosesi saling memberi salam.

Meski mengalami kejadian tersebut, Korea Selatan tetap melanjutkan pertandingan dan menang telak 5-0 atas Bangladesh.

Delegasi Korea Selatan Ajukan Protes Resmi

Delegasi Korea Selatan langsung mengajukan protes resmi kepada panitia penyelenggara. Surat atas nama ketua delegasi Lee Sang-hyun itu meminta panitia memberikan penjelasan mengenai penyebab insiden, menyampaikan permintaan maaf resmi, serta mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Presiden KSOC Ryu Seung-min menilai kesalahan pemutaran lagu kebangsaan sebagai persoalan serius dalam kompetisi olahraga internasional yang mempertemukan banyak negara.

“Memainkan lagu kebangsaan yang salah, yang merepresentasikan sebuah negara, adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi dalam kompetisi olahraga multinasional,” kata Ryu, seperti dikutip Korea Herald.

“Komite menganggap masalah ini sangat serius dan akan terus mendesak penyelenggara untuk menentukan bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi serta memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi,” lanjutnya.

Panitia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delegasi Korea Selatan pada Jumat malam.

Bukan Satu-satunya Persoalan yang Disoroti

Insiden lagu kebangsaan tersebut menambah daftar persoalan yang sebelumnya disampaikan delegasi Korea Selatan terkait penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pada Selasa sebelumnya, delegasi Korea Selatan juga melayangkan protes setelah seorang pengisi acara dalam seremoni penyambutan kedatangan kapal pesiar yang digunakan sebagai bagian dari akomodasi atlet tampil mengenakan kostum menyerupai Toyotomi Hideyoshi.

Hideyoshi merupakan pemimpin militer Jepang yang melancarkan invasi ke Korea pada akhir abad ke-16. Kemunculan karakter tersebut dalam acara penyambutan memicu keberatan dari KSOC.

Pejabat Korea Selatan juga telah menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi tempat tinggal atlet dan keterlambatan administratif yang berdampak pada transportasi serta sejumlah kebutuhan logistik selama persiapan Asian Games.

Rangkaian persoalan tersebut muncul ketika penyelenggara bersiap menggelar Asian Games di kawasan Aichi-Nagoya, Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |