Prabowo Minta PT KAI Utamakan Pelayanan Publik

12 hours ago 8

Prabowo Minta PT KAI Utamakan Pelayanan Publik

Tangkapan Layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-YouTube/Aditya Ramadhan\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengutamakan pelayanan publik bagi masyarakat dan tidak hanya mengejar keuntungan finansial. Menurutnya, layanan kereta api harus mampu menjangkau rakyat, termasuk masyarakat di kota-kota kecil.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis (30/7).

"Kereta api harus melayani rakyat, sehingga di banyak negara kereta api itu dianggap public service, tidak semata-mata mengejar keuntungan," kata Presiden.

Presiden menegaskan moda transportasi perkeretaapian merupakan instrumen demokratisasi ekonomi nasional. Karena itu, BUMN transportasi tersebut diharapkan tidak melupakan keterhubungan antarwilayah ke kota-kota kecil di tengah upaya modernisasi layanan.

"Kereta api adalah instrumen logistik yang ekonomis. Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah," kata Presiden.

Prabowo menambahkan efisiensi operasional tetap harus dijaga agar penyediaan layanan transportasi massal yang murah dapat menjangkau berbagai kawasan secara komprehensif.

"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.

Menurut Presiden, seluruh sarana dan teknologi mutakhir yang diadopsi pemerintah pada dasarnya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Presiden juga berpesan agar investasi di sektor transportasi publik terus diperluas untuk memperkuat fondasi perekonomian masyarakat bawah secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang. Renovasi dikerjakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang selama 240 hari, terhitung sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025.

Stasiun Semarang Tawang merupakan stasiun kelas besar tipe A yang melayani hampir seluruh layanan kereta api penumpang yang melintas di Kota Semarang.

Pada Semester I tahun 2026, stasiun ini mencatatkan kinerja layanan penumpang yang sangat baik dengan menempati peringkat keempat stasiun tersibuk di Indonesia. Stasiun Semarang Tawang mencatat lebih dari 2,15 juta aktivitas naik-turun penumpang serta tingkat ketepatan waktu (On Time Performance) keberangkatan mencapai 99,45%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |