Penampilan BTS di Grammy 2021 dan 2022 Lenyap dari Laman Resmi

8 hours ago 9

Jumali

Jumali Sabtu, 01 Agustus 2026 19:07 WIB

Penampilan BTS di Grammy 2021 dan 2022 Lenyap dari Laman Resmi

Grup idola K-pop asal Korea Selatan, BTS. - X @bts_bighi.

Harianjogja.com, JOGJA—Laman resmi Grammy Awards resmi menghapus video penampilan grup K-Pop ternama BTS membawakan lagu Dynamite pada 2021 dan Butter pada 2022.

Perubahan tersebut diketahui per Sabtu (1/8/2026), tepat beberapa hari setelah grup beranggotakan tujuh orang itu mengumumkan tidak akan mengajukan musiknya untuk Grammy Awards ke-69 yang digelar pada 2027.

Meski telah dihapus dari situs resmi Grammy, kedua video penampilan tersebut masih dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi BTS, mengutip The Chosun, Sabtu (1/8/2026). Hingga berita ini diturunkan, pihak Recording Academy selaku penyelenggara Grammy Awards belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait alasan dihapusnya video-video tersebut.

Penghapusan video BTS itu memicu spekulasi di kalangan penggemar dan pengamat industri musik. Sebagian pihak menilai langkah tersebut merupakan bentuk respons dari penyelenggara Grammy setelah BTS menyatakan akan memboikot proses pengajuan karya ke ajang penghargaan musik bergengsi tersebut.

Keputusan BTS untuk tidak mengikuti Grammy ke-69 disampaikan melalui pernyataan yang diunggah oleh ketujuh personel—Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jung Kook—di akun Instagram masing-masing pada Rabu (29/7/2026).

"Kami telah memutuskan untuk tidak mengirimkan karya ke Grammy tahun ini. Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai apa adanya, daripada dibagi berdasarkan wilayah atau bahasa," bunyi pernyataan BTS.

Kalimat ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka menolak pendekatan kategorisasi berbasis geografis yang baru diterapkan.

Pernyataan tersebut banyak ditafsirkan sebagai kritik terhadap munculnya kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy. Kategori tersebut mencakup karya musik pop dari musisi Asia, termasuk K-Pop, J-Pop, C-Pop, dan genre musik Asia lainnya.

Salah satu syarat utama kategori ini adalah lagu harus memuat setidaknya satu bahasa Asia dalam liriknya agar memenuhi persyaratan nominasi. Kebijakan tersebut menuai perdebatan karena diumumkan hanya sekitar dua bulan sebelum batas akhir pengajuan karya musik. Banyak pihak menilai keputusan ini terkesan terburu-buru dan kurang transparan, terutama bagi musisi Asia yang selama ini berjuang mendapatkan pengakuan di ajang bergengsi tersebut.

Para penggemar juga mempertanyakan apakah kategori baru ini benar-benar memberikan ruang yang adil bagi musisi Asia, atau justru menjadi bentuk pengkotak-kotakan yang merugikan. Penghapusan video BTS dari situs Grammy menambah spekulasi bahwa ada ketegangan yang lebih dalam antara Recording Academy dan grup asal Korea Selatan itu. Meskipun demikian, baik BTS maupun pihak Grammy belum memberikan klarifikasi resmi mengenai apakah ada korelasi langsung antara pengumuman boikot dan penghapusan video.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |