Padhang Bulan Fest 2026 Targetkan 25.000 Pengunjung, Ini Jadwalnya

4 hours ago 2

Padhang Bulan Fest 2026 Targetkan 25.000 Pengunjung, Ini Jadwalnya

Padhang Bulan Fest 2026 digelar 18–21 September di Jogja dengan Safari Dakwah dan festival di JEC. Targetkan 25.000 pengunjung. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA— Agenda dakwah tahunan Padhang Bulan Fest 2026 kembali hadir di Jogja dengan mengusung semangat mempererat ukhuwah, hubungan sosial, dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 September 2026 ini akan menghadirkan rangkaian Safari Dakwah di sejumlah daerah serta festival utama di Jogja Expo Center (JEC) yang ditargetkan dihadiri 25.000 pengunjung.

Penyelenggara menyebut Padhang Bulan Fest menjadi ruang silaturahmi lintas komunitas dakwah sekaligus wadah penguatan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan ulama dan tokoh bangsa

Penasehat Padhang Bulan Fest, Ustadz Salim A. Fillah, mengatakan konsep kegiatan ini berangkat dari kearifan lokal masyarakat Jawa yang memanfaatkan malam terang bulan sebagai momentum berkumpul dan mempererat persaudaraan.

"Tidak untuk menunggu waktu yang ideal, tetapi berbuat sejak saat ini di kesempatan yang dianugerahkan oleh Allah. Mumpung padhang rembulane, ketika rembulan bercahaya, dimanfaatkan untuk berkumpul bersama, reuni, bersilaturahmi, memperkuat persaudaraan, hubungan sosial, dan pertetanggaan," ujar Salim A. Fillah di Masjid Jogokariyan, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, Padhang Bulan Fest juga menjadi ruang refleksi bersama untuk membangun kontribusi nyata bagi umat dan bangsa, sekaligus menanamkan pendidikan karakter kepada generasi muda.

"Terbitnya bulan purnama adalah harapan baik, saat kita untuk bergandengan tangan dan membangun ukhuwah. Event Padhang Bulan Fest tahun ini akan menghadirkan para ulama dan tokoh bangsa sebagai simbol bahwa kita masih punya harapan bagi bangsa yang kita cintai ini," tambahnya.

Komunitas Dakwah

Ketua Panitia Padhang Bulan Fest, Muhammad Akhid Subianto, menjelaskan penyelenggaraan acara merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen dakwah, penggerak masjid, pesantren, hingga organisasi kepemudaan di Jogja.

Menurutnya, seluruh komunitas melebur dalam satu narasi besar Padhang Bulan. "Secara satu entitas tunggal itu tidak ada, tetapi kita gabungan dari semuanya. Ada Masjid Jogokariyan, Teras Dakwah, Baitul Mal Merapi Merbabu, Pesantren, Garasi Dakwah, Munzalan, dan berbagai komunitas lainnya yang melebur menjadi satu di bawah satu naungan narasi Padhang Bulan," jelas Akhid Subianto.

Jadwal Safari Dakwah

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Safari Dakwah pada 18–21 September 2026 di sejumlah lokasi, yakni Masjid UII Jalan Kaliurang (Jogja Utara), Muntilan, Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu (perbatasan Magelang-Boyolali), Karanganyar, Solo, Masjid Jogokariyan Jogja.

Puncak Padhang Bulan Fest 2026 akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Ahad, 19–20 September 2026, di Jogja Expo Center (JEC) mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Panitia menargetkan 25.000 pengunjung hadir dalam festival tersebut. Target itu meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang menargetkan 20.000 peserta, namun realisasi kehadiran mencapai 36.000 orang. Untuk mendukung kelancaran acara, sekitar 500 panitia disiapkan mengawal seluruh rangkaian kegiatan.

"Melihat antusiasme tahun-tahun sebelumnya yang mencapai puluhan ribu pengunjung, tahun ini kami melibatkan sekitar 500 panitia untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Kami berharap event besar ini mendapat dukungan penuh dan membawa keberkahan bagi masyarakat luas," pungkas Akhid.

Akhid menambahkan, hingga sekitar H-2 bulan sebelum pelaksanaan, jumlah pendaftar telah mencapai 3.000 orang. Tiket dapat dibeli secara daring melalui akun Instagram penyelenggara maupun platform yesplis.com.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |