Mourinho Makin Dekat ke Kursi Pelatih Timnas Portugal

7 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA—Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dikabarkan mulai memetakan arah baru tim nasional dengan menempatkan Jose Mourinho sebagai kandidat terdepan pelatih Portugal seusai Piala Dunia 2026. Nama pelatih berjuluk The Special One itu menguat sebagai sosok yang dinilai paling tepat memimpin regenerasi Selecao das Quinas pascaturnamen akbar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Langkah ini disiapkan FPF sebagai antisipasi berakhirnya era Roberto Martinez yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi publik Portugal, terutama dalam memaksimalkan potensi generasi emas yang dimiliki.

Saat ini, Jose Mourinho masih terikat kontrak sebagai pelatih kepala Benfica sejak September lalu dengan durasi kerja selama dua tahun. Laporan ESPN menyebutkan FPF berencana membuka komunikasi intensif untuk membujuk Mourinho agar bersedia meninggalkan kursi kepelatihan klub demi menangani tim nasional setelah Piala Dunia 2026 rampung.

Jika skenario tersebut terealisasi, Benfica berpotensi kehilangan pelatih utamanya sebelum kontrak berakhir. Sebagai langkah mitigasi, manajemen Benfica mulai memasukkan nama Ruben Amorim sebagai calon pengganti, menyusul reputasinya yang solid bersama Sporting CP. Mantan pemain Benfica itu dinilai memahami kultur klub dan mampu menjaga stabilitas performa tim.

Ketertarikan Mourinho melatih tim nasional bukan isu baru. Saat masih menangani Fenerbahce pada awal 2025, ia secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk berkiprah di level internasional.

“Saya ingin bermain di Piala Eropa atau Piala Dunia dan menyatukan sebuah negara di sekitar sebuah tim, seperti yang sudah sering saya lakukan bersama klub,” ujar Mourinho kepada Corriere Dello Sport.

Komitmennya terhadap Portugal juga ditunjukkan dengan penolakan terhadap tawaran melatih Timnas Brasil. Mourinho menegaskan bahwa pengalaman pertamanya sebagai pelatih tim nasional harus bersama negaranya sendiri.

“Pengalaman pertama saya harus bersama Portugal,” ucapnya tegas sebagaimana dikutip dari Sporty Net seusai namanya dikaitkan dengan kursi pelatih tim Samba.

Meski periode keduanya bersama Benfica sempat menuai kritik akibat performa liga yang fluktuatif, sentuhan Mourinho masih terasa di kompetisi Eropa. Benfica secara dramatis lolos ke babak playoff Liga Champions seusai menaklukkan Real Madrid dengan skor 4-2, sebuah laga yang ditentukan oleh gol penentu kiper Anatoliy Trubin pada masa injury time.

Hasil tersebut sedikit meredam tekanan terhadap Mourinho, namun spekulasi kepindahannya ke Timnas Portugal tetap menjadi topik hangat di Eropa. Publik kini menanti apakah FPF benar-benar akan membuka babak baru dengan menunjuk The Special One sebagai arsitek Selecao das Quinas seusai Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |