Libur Panjang, Wisatawan Gunungkidul Beralih ke Destinasi Alam

6 hours ago 3

Libur Panjang, Wisatawan Gunungkidul Beralih ke Destinasi Alam

Suasana camping ground di kawasan Tahura Bunder, Senin (1/6/2026) yang menawarkan keasrian hutan pinus dan Sungai Oya. Lokasi ini banyak dipilih wisatawan sebagai destinasi wisata alternatif selain pantai saat libur panjang berlangsung. /Harian Jogja-Yosef Leon.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Membludaknya wisatawan di sejumlah pantai saat libur panjang mendorong sebagian pengunjung mencari destinasi alternatif yang lebih tenang. Salah satu lokasi yang kini menjadi pilihan adalah kawasan ekowisata alam Tahura Bunder di Gunungkidul yang menawarkan suasana hutan alami, udara sejuk, dan wisata ramah keluarga.

Di tengah meningkatnya kunjungan wisata selama akhir pekan panjang, Tahura Bunder menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan kawasan pantai yang umumnya dipadati pengunjung. Hamparan hutan pinus, aliran Sungai Oya, hingga area konservasi satwa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam.

Parwanto, 36, warga Denggung, Sleman, mengaku sengaja memilih Tahura Bunder Gunungkidul sebagai tujuan liburan bersama keluarganya. Menurut dia, suasana yang lebih tenang menjadi alasan utama dibandingkan berwisata ke pantai yang biasanya ramai saat musim liburan.

“Kalau ke pantai saat libur panjang biasanya sangat ramai. Karena membawa keluarga, kami mencari tempat yang lebih tenang dan nyaman. Di sini suasananya masih alami dan udaranya sejuk,” kata Parwanto, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, kawasan ekowisata Tahura Bunder memiliki karakteristik yang berbeda karena berada di tengah kawasan hutan yang masih terjaga. Rerimbunan pohon pinus menghadirkan suasana teduh sekaligus menjadi tempat yang cocok untuk melepas penat dari aktivitas perkotaan.

Salah satu area yang banyak diminati pengunjung adalah camping ground yang berada di sekitar tepian Sungai Oya. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama sungai yang mengalir di tengah kawasan hutan sehingga menciptakan suasana yang menenangkan.

“Pemandangan Sungai Oya sangat bagus. Kalau sore sampai malam suasananya juga nyaman untuk berkumpul bersama keluarga. Anak-anak juga bisa lebih leluasa bermain,” ujarnya.

Pilihan serupa juga diambil Wahyu, 28, warga Sewon, Bantul. Ia mengaku sengaja datang ke Tahura Bunder untuk merasakan suasana alam yang berbeda dari destinasi wisata populer lain di Gunungkidul.

Menurut Wahyu, kawasan hutan pinus yang rindang menjadi daya tarik utama karena mampu menghadirkan kesejukan dan kenyamanan selama berwisata. Ia juga menilai fasilitas yang tersedia cukup memadai untuk kegiatan keluarga maupun berkemah bersama rombongan.

“Tempatnya masih asri dan tidak terlalu padat. Kami bisa menikmati alam dengan lebih leluasa bersama rombongan, mereka juga senang karena banyak ruang terbuka untuk berkumpul,” katanya.

Selain menikmati suasana hutan, wisatawan juga dapat memanfaatkan jalur tracking yang tersedia di kawasan Tahura Bunder. Aktivitas berjalan kaki menyusuri kawasan hutan menjadi pengalaman tersendiri karena pengunjung bisa menikmati keindahan alam yang masih alami dan terjaga.

Daya tarik lain yang tidak kalah diminati adalah area penangkaran rusa. Lokasi ini menjadi tujuan favorit wisata keluarga karena pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa tersebut sekaligus memberikan pakan.

“Memberi makan rusa menjadi pengalaman yang menarik, terutama bagi anak-anak. Selain berwisata, mereka juga bisa belajar mengenal satwa dan lingkungan,” kata Parwanto.

Keberadaan Tahura Bunder sebagai destinasi wisata berbasis konservasi dinilai mampu menjadi alternatif liburan yang lebih edukatif dan ramah keluarga. Dengan kombinasi hutan pinus, Sungai Oya, area berkemah, jalur tracking, dan penangkaran rusa, kawasan ini menawarkan pengalaman wisata alam yang berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana tenang di Gunungkidul tanpa harus berdesakan di lokasi wisata yang padat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |