Jumali Sabtu, 01 Agustus 2026 22:27 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Penampilan Jennie BLACKPINK saat menjadi bintang tamu dalam konser Tame Impala di Boston, Amerika Serikat, ramai diperbincangkan di media sosial.
Bukan hanya aksi panggungnya saat membawakan lagu Dracula (Remix), busana yang dikenakannya juga memicu beragam reaksi dari warganet.
Jennie tampil bersama Kevin Parker, musisi di balik proyek Tame Impala, membawakan lagu kolaborasi Dracula (Remix) untuk pertama kalinya secara langsung sejak dirilis.
Momen ini menjadi spesial karena penggemar akhirnya bisa menyaksikan kolaborasi yang dinanti-nantikan itu di atas panggung.
Dalam kesempatan tersebut, Jennie mengenakan sheer slip dress berwarna gelap bergaya vintage dengan detail transparan. Penampilannya dipadukan dengan riasan bernuansa gotik yang selaras dengan konsep lagu yang dibawakan.
Tak lama setelah video penampilannya beredar di media sosial, warganet pun memberikan beragam tanggapan. Sebagian memuji Jennie karena dinilai tampil percaya diri dan mampu menghidupkan konsep pertunjukan melalui pilihan busananya.
Mereka juga menilai gaya tersebut sejalan dengan citra fesyen Jennie yang kerap bereksperimen dalam setiap penampilan panggungnya. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap busana tersebut terlalu terbuka.
Sejumlah komentar mempertanyakan apakah konsep busana tersebut memang diperlukan untuk sebuah penampilan konser. Perdebatan ini menunjukkan bahwa setiap pilihan fesyen Jennie selalu berhasil menarik perhatian publik, baik dari penggemar maupun pengamat mode.
Ini bukan kali pertama pilihan fesyen Jennie menjadi bahan perbincangan publik. Personel BLACKPINK tersebut beberapa kali mencuri perhatian karena gaya berpakaiannya yang berani, baik saat tampil sebagai solois maupun bersama grup.
Meski menuai pro dan kontra, banyak penggemar menilai Jennie konsisten menjadikan fesyen sebagai bagian dari ekspresi artistiknya. Penampilan di Boston pun menjadi momen spesial karena menjadi kali pertama ia dan Tame Impala membawakan Dracula (Remix) secara langsung di hadapan penonton.
Bagi para penggemar setia Jennie dan BLACKPINK, penampilan ini bukan hanya sekadar konser, tetapi juga perayaan atas karya kolaborasi yang telah lama ditunggu. Keberanian Jennie dalam memilih busana dinilai sebagai bagian dari identitas artistiknya yang tidak pernah takut bereksperimen.
Sementara itu, bagi yang mengkritik, mereka berharap Jennie lebih mempertimbangkan konsep busana yang tetap anggun tanpa mengurangi nilai artistik pertunjukan. Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: Jennie sekali lagi berhasil menjadi pusat perhatian dan membuktikan bahwa dirinya adalah ikon fesyen yang tak lekang oleh waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































